China Ketakutan Sumber Virus Corona Diungkap, Beijing Blokir Tim WHO Selidiki Asal Usul Virus Corona

Pemerintah China kini memblokir kedatangan tim dari WHO yang akan menyelidiki asal muasal virus yang sudah membunuh hampir 1 juta orang di berbagai ne

Editor: Alfred Dama
via kontan.co.id
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus kecewa dengan China yang menolak kedatangan tim WHO untuk menyelidiki asal usul virus corona. 

China Ketakutan Sumber Virus Corona Diungkap, Beijing Blokir Tim WHO Selidiki Asal Usul Virus Corona

POS KUPANG.COM -- China mulai ketakutan borok pemerintahan di Beijing terungkap mengenai asal muasal virus corona yang selama ini dicurigai dari sebua laoratirium di Wihan , Provinsi Hubei di negera itu

Pemerintah China kini memblokir kedatangan tim dari WHO yang akan menyelidiki asal muasal virus yang sudah membunuh hampir 1 juta orang di berbagai negara tersebut 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan, China telah memblokir kedatangan tim yang menyelidiki asal-usul pandemi virus corona

Baca juga: Abu Bakar Baasyir dari Penjara Indonesia,Australia yang Ketakutan Minta PastikanTidak Berbahya Lagi

Baca juga: Dinas Sosial DKI Curiga Blusukan Risma Jadi Pemicu Jumlah Gelandangan di Jakarta Meningkat

Baca juga: Penerimaan CPNS 2021 Segera Dibuka, Jadwal Lengkap CPNS 2021 dan Formasi Jabatan, Cek Infoi!

Baca juga: Putra Ahok Bocorkan Masa Lalu Sang Ayah, Nicholas Ungkap BTP PernahKuliah di Fakultas KedokteranUKI

Baca juga: Pramugari Cantik Disetubuhi Paksa 11 Pria hingga DitemukanTewas di Kamar Hotel,3Pelaku Teman Korban

Baca juga: PERHATIAN! Jangan Minum ini Jika Anda Sudah Divaksin Covid-19, Bisa Terjadi Hal ini Ditubuh

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan dua ilmuwan di tim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah meninggalkan negara asalnya ke Wuhan ketika mereka tiba-tiba diberi tahu bahwa pejabat China belum menyetujui izin yang diperlukan untuk memasuki negara itu.

Padahal, pengaturan kedatangan tim WHO tersebut telah disepakati bersama dengan China sebelumnya.

"Saya sangat kecewa dengan berita ini," kata Tedros dalam konferensi pers di Jenewa, Selasa (5/1), seperti dikutip CNN. "Saya telah melakukan kontak dengan pejabat senior China dan saya sekali lagi telah menjelaskan bahwa misi tersebut adalah prioritas bagi WHO dan tim internasional."

Baca Juga: Pemerintah putuskan batasi kegiatan di Jawa Bali mulai 11-25 Januari

Tedros mengatakan, WHO sangat ingin menjalankan misi secepat mungkin dan dia telah diberi jaminan bahwa Beijing mempercepat prosedur internal untuk penempatan sedini mungkin.

Dr. Michael Ryan, direktur eksekutif program kedaruratan kesehatan WHO mengatakan, ada masalah dengan visa dan satu anggota tim telah kembali ke rumah. Yang lainnya sedang menunggu saat transit di negara ketiga.

Pejabat WHO telah lama bernegosiasi dengan Beijing untuk memungkinkan tim ilmuwan global mengakses tempat-tempat utama untuk menyelidiki asal mula virus corona.

Virus corona pertama kali terdeteksi di Wuhan pada Desember 2019.

Pada Mei 2020, WHO setuju untuk mengadakan penyelidikan tentang tanggapan global terhadap pandemi setelah lebih dari 100 negara menandatangani resolusi yang menyerukan penyelidikan independen.

Ryan mengatakan, tim WHO berharap itu hanya masalah logistik dan birokrasi yang dapat diselesaikan dengan itikad baik dalam beberapa jam mendatang sehingga tim bisa bekerja secepat mungkin.

Amerika Serikat (AS) dan Australia gencar mengkritik penanganan China terhadap tahap awal pandemi dan menuduh Beijing meremehkan tingkat keparahannya. China juga dianggap  tidak mampu mencegah dengan respons yang efektif hingga terlambat.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved