Berita TTS Terkini
Di Kabupaten TTS, Banjir dan Longsor Terjang Sumber Mata Air Bonleu,Distribusi Air ke Soe Terganggu
Banjir dan longsor yang terjadi di sumber mata air Bonleu menyebabkan distribusi air untuk pelanggan di Kota Soe terganggu. Lumpur akiba
Penulis: Dion Kota | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Dion Kota
POS-KUPANG. COM | SOE - Banjir dan longsor yang terjadi di sumber mata air Bonleu menyebabkan distribusi air untuk pelanggan di Kota Soe terganggu. Lumpur akibat longsor dan banjir masuk ke dalam bak screen dan Broncaptering sehingga air yang mengalir ke pipa bercampur lumpur.
Direktur PDAM Soe, Lilly Hayer mengatakan, saat ini dirinya bersama tenaga teknis PDAM Soe sedang berada di sumber mata air Bonleu guna menanggulangi dampak banjir dan longsor yang masuk ke dalam bak screen dan broncaptering. Walaupun terjadi banjir dan longsor, Lilly bersyukur pipa jaringan air tidak ada yang putus.
" Akibat curah hujan yang tinggi, terjadi longsor dan banjir di sumber air Bonleu. Akibatnya, lumpur masuk ke dalam bak screen dan broncaptering," ungkap Lilly kepada POS-KUPANG.COM, Senin (4/1/2021) melalui sambungan telepon.
Dirinya meminta maaf kepada pelanggan atas gangguan pelayanan air bersih. Ia berharap, para pelanggan bisa memahami kondisi yang saat ini terjadi.
Pihak manajemen PDAM Soe berkomitmen untuk memberikan dispensasi kepada pelanggan jika akibat gangguan tersebut pelanggan terpaksa harus membeli air tangki.
" Untuk pelanggan yang terpaksa membeli air akibat gangguan pendistribusian air bersih dari kita, maka kita akan berikan dispensasi saat membayar tagihan air bulanan. Sekali lagi kita minta maaf atas gangguan ini," ujarnya.
Baca juga: Vaksin Covid Tahap I Tiba di NTT, DPRD Minta Pemprov Pastikan Keamanan Distribusi Hingga Penerima
Ketika ditanyakan kapan pendistribusian air akan kembali normal, Lilly mengatakan, semua tergantung cuaca. Apa bila curah hujan masih tinggi, maka tidak menutup kemungkinan banjir dan longsor masih bisa berulang kembali.
" Kalau tidak terjadi banjir dan longsor maka dalam waktu dekat pelayanan air sudah bisa kembali normal. Tapi jika masih terjadi longsor dan banjir di sumber air, maka gangguan pendistribusian air akan kembali terjadi," pungkasnya. (din)
Baca juga: Di Sumba Barat Daya - NTT, Satu Warga Tewas Saat Konsumsi Ikan, 12 Warga Lainya Dirawat, TRAGIS
Baca juga: Dokter Sumba Barat Siap Terima Suntikan Vaksin Virus Corona, Ini Penjelasan Pemda
Area lampiran