Breaking News:

Penanganan Covid

Gugus Tugas Covid NTT Dorong Skrining Sampel Swab di Undana

Gugus Tugas Percepatan dan Penanggulangan Covid-19 Provinsi NTT mendorong skrining sampel swab di Undana Kupang

Penulis: Ryan Nong | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/YENI RACHMAWATI
Kepala Dinas Kesehatan NTT, dr. Mese Ataupah 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Gugus Tugas Percepatan dan Penanggulangan Covid-19 Provinsi NTT mendorong skrining sampel swab dari kabupaten / kota di NTT ke Laboratorium Biokesmas Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang.

Skrining sampel swab dari daerah tersebut dilakukan untuk mengurai penumpukan dan antrian sampel swab yang akan diperiksa di Laboratorium Biomolekular RSUD Prof WZ Johannes Kupang.

"Pemeriksaan sampel swab mengalami antrian, karena itu kami sudah minta untuk ada skrining dulu di Laboratorium Biokesmas Undana," ujar Kepala Dinas Kesehatan NTT, dr. Mese Ataupah kepada POS-KUPANG.COM pada Minggu (3/1/2021) petang.

Baca juga: Kadis Kesehatan Kabupaten Mabar Sebut Tidak Ada Kasus DBD Hingga 2021

Skrining massal tersebut, kata dr. Mese, dilakukan dengan metode pool test sehingga dapat mengurai sampel swab yang diperiksa.

"Skrining secara massal, secara surveilans, nanti yang terindikasi positif kita dorong ke Laboratorium Biomolekul RSUD Prof. WZ. Johannes," kata dr. Mese.

Baca juga: Politisi Golkar NTT Tutup Usia, Laka Lena : Kami Berduka Sedalam Dalamnya

Ia mengatakan, meski semua Dinas Kesehatan di tingkat kabupaten belum memilah sampel swab tersebut, namun hal itu telah menjadi kesepakatan bersama Gugus Tugas Covid-19.

"Memang belum semua dinas kabupaten kota memilah itu, tetapi kita sudah sepakat untuk sampel yang tidak bergejala ditandai untuk diover ke Undana (Labkesmas Undana). Sementara yang bergejala langsung ke rumah sakit (Laboratorium Biomolekular RSUD Prof. WZ. Johannes)," jelas mantan Kadis Sosial NTT itu.

Ia mengatakan, pelaksanaan pemeriksaan dengan metode pool test di Labkesmas Undana Kupang dilaksanakan dengan kecepatan pemeriksaan 10 kali lipat sehingga dapat mengurangi waktu tunggu hasil sampel swab kabupaten/kota.

Sementara itu ketika ditanya soal jumlah sampel yang saat ini sedang berada dalam daftar antrian pemeriksaan, dr. Mese mengaku tidak mengetahui hal itu. "Data menumpuk, ya tanya rumah sakit (RSUD Prof. WZ. Johannes), saya tidak pernah diberitahukan berapa," katanya.

Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD Prof WZ Johannes Kupang, dr. Stef Soka belum berhasil dihubungi POS-KUPANG.COM hingg Minggu (3/1) malam. Pesan whatsapp yang dikirim belum mendapat tanggapan.

Catatan Redaksi:
Bersama-kita lawan virus corona. POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 3M: Wajib memakai masker;
Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan; Wajib mencuci tangan dengan sabun. (Laporan Wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved