Breaking News:

Usai Acara Pernikahan, Pengantin Baru Ini Jadi Tersangka, Handphone Jadi Barang Bukti, Lho Kenapa?

"Saya menyesal dan mohon maaf. Karena telah mengumpulkan kerumunan massa saat pandemi Covid-19," kata NF sambil menunduk di Mapolres Bojonegoro.

Editor: Frans Krowin
Kompas.com
Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Iwan Hari Poerwanto (kanan) bersama tersangka NF, saat ungkap kasus kerumunan di acara pernikahan saat pandemi Covid-19, Sabtu (2/1/2021). (SURYA.CO.ID/M Sudarsono) 

Usai Acara Pernikahan, Pengantin Baru Ini Jadi Tersangka, Handphone Jadi Barang Bukti, Lho Kenapa?

POS-KUPANG.COM - Malang sungguh pasangan pengantin ini. Usai menggelar acara pernikahan yang dihadiri oleh sejumlah undangan, pasangan yang sedang berbahagia itu malah ditangkap dan jadi tersangka.

Peristiwa yang menimpa pengantin baru ini terjadi di di Bojonegoro, Jawa Timur.

Adalah pengantin pria berinisial NF (30), warga Desa Kadungrejo, Kecamatan Baureno, ditetapkan tersangka oleh polisi, karena mengelar pesta pernikahan yang menimbulkan kerumunan massa.

Ini terjadi setelah NF menggelar pesta hajatan di halaman rumahnya. Tak hanya itu, NF juga menggelar musik elektone dengan panggung terbuka, pada Jumat (1/1/2021) sore.

Parahnya, dalam acara itu, sempat terjadi kegaduhan hingga berujung perkelahian.

 

Kasat Reskrim Polres Bojonegoro AKP Iwan Hari Poerwanto mengatakan, NF dijadikan tersangka karena mengundang teman-temannya melalui media sosial WhatsApp untuk dapat hadir meramaikan acara pernikahannya.

"Pelaku NF ini kami tetapkan tersangka karena mengundang teman-temannya melalui grup WhatsApp," kata Iwan, Sabtu, (2/1/2021), dikutip dari Surya.co.id.

Dari kasus tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah ponsel, print out percakapan WhatsApp, undangan pernikahan, dan foto-foto kerumunan massa saat gelaran musik elektone.

Karena dianggap melanggar protokol kesehatan, pengantin pria itu pun ditahan polisi pada Sabtu (2/1/2021)

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved