Calon Kapolri
Wakapolri Disebut-sebut Kandidat Calon Kapolri, Inilah Jejak Rekam Gatot Eddy Pramono, SIMAK!
Gatot Eddy Pramono, atau Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono disebut-sebut masuk dalam kandidat bursa calon Kapolri.
POS KUPANG, COM - Beberapa figur mulai mencuat sebagai kandidat calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).
Gatot Eddy Pramono, atau Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono disebut-sebut masuk dalam kandidat bursa calon Kapolri.
Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kabareskirm Komjen Listyo Sigit dan Kabaharkam Komjen Pol Agus Andrianto (kolase tribunnews)
Ia merupakan satu dari sekian nama yang diprediksi 'bersaing' menggantikan Kapolri Jenderal Idham Azis yang pensiun Februari mendatang.
Sementara diberitakan Tribunnews.com sebelumnya, nama calon Kapolri didiskusikan dengan mempertimbangkan usulan dari internal polri yang diwakilkan oleh sejumlah alumni Akpol hingga mantan penjabat Kapolri-Wakapolri.
"Kami sedang menyaring berdasarkan kriteria pasal 11 ayat (6) UU nomor 2 tahun 2002 dan menyandingkan dengan kriteria masukan hasil Focus Group Discussion (FGD) dengan internal Polri yang diwakili alumni Akpol lintas generasi, tokoh masyarakat, dan Purnawirawan Polri yang diwakili oleh Kapolri dan Wakapolri pada masanya," kata Poengky saat dikonfirmasi, Jumat (25/12/2020).
Kemudian nama sejumlah Komisaris Jenderal (Komjen) pun muncul, termasuk Komjen Gatot Eddy Pramono.
Lalu siapa Gatot Eddy Pramono?
Eks Kapolda Metro Jaya
Gatot Eddy Pramono merupakan Wakapolri menggantikan Komjen Ari Dono berdasarkan Surat Telegram Nomor ST/188/IKEP/2019 tertanggal 22 Januari 2019.
Sebelum menjadi Wakapolri, Gatot Eddy pernah mengemban jabatan tertinggi di Kepolisian Daerah Metro Jaya.
Mengutip dari Kompas.com dari sumber Tribratanews.polri.go.id, Gatot Eddy Pramono menjabat Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Pol Idham Azis yang dirotasi ke Bareskrim Polri.
Sebelum menjadi Kapolda Metro Jaya, Gatot Eddy Pramono sempat menduduki beberapa jabatan.
Pria kelahiran Solok, Sumatera Barat pada 28 Juni 1965 merupakan perwira tinggi lulusan Akpol pada tahun 1988.
Sepanjang kariernya, ia pernah dipercayakan menjadi Kapolres Blitar, Sekretaris Pribadi Kapolri, dan Kapolres Metro Depok (2008).
Selanjutnya, ia pernah menjabat Kapolres Metro Jaksel (2009), Direktur Reskrimum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya (2011), Analis Kebijakan Madya bidang Pidum Bareskrim Polri (2012), Kabagdukminops Robinops Sops Polri (2013).