Peringati Hari Ibu, Ini yang Dilakukan oleh Ibu PKK di Nagekeo

menanam pohon Glodok di seputar areal kompleks Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
Dok. Humas Nagekeo
Suasana penanaman anakan pohon di Kelurahan Danga Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, Selasa (22/12/2020).  

Peringati Hari Ibu, Ini yang Dilakukan oleh Ibu PKK di Nagekeo

POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Semua orang memperingati hari ibu   tanggal 22 Desember setiap tahun.

Tim Penggerak PKK Kabupaten Nagekeo gandeng kader Posyandu, kader di Kelurahan Danga serta orang muda yang berada di Kelurahan Danga untuk menanam pohon Glodok di seputar areal kompleks Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo.

Kegiatan aksi menanam pohon Glodok tersebut diikuti oleh Bupati Nagekeo dr. Johanes Don Bosco Do dan Wakil Bupati Marianus Waja, Lurah Danga, Ishak Jagues Tibo Bebi, Kasi Pemerintahan di Kelurahan Danga Yohanes Lado, serta para kader posyandu dan sejumlah orang muda di Kelurahan Danga.

Wakil Ketua TP PKK Nagekeo, Ny. F. C. A. Yanu Astuti, menyatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan menanam pohon Glodok diwilayah Kelurahan Danga lebih khususnya di wilayah Kabupaten Nagekeo sebagai langkah awal kita bersama untuk menuju Kota Mbay menjadi hijau.

Yanu Astuti menjelaskan, pohon Glodok bisa tumbuh tegak lurus mencapai kurang lebih 30 hingga 35 meter dan terlihat sangat indah dan menjadi salah satu tanaman sumber antioksidan. Namun kita tanam pohon Glodok ini kita harus menghindar dari jalur kabel listrik agar tidak mengganggu.

"Namun kita tanam pohon Glodok ini kita harus menghindar dari jalur kabel listrik agar tidak mengganggu," ungkapnya, Selasa (22/12/2020).

Ia menjelaskan ada manfaatnya dari tanam pohon Glodok ini, dimana dengan menanam pohon Glodok di maka udara disekitar pohon tersebut akan semakin bersih yang membuat orang di sekitarnya juga bisa segar dan juga keindahan tanam apalagi rumah-rumah yang dekat jalan raya.

"Dengan menanam pohon Glodok maka udara disekitar pohon tersebut akan semakin bersih yang membuat orang di sekitarnya juga bisa segar. Dan juga keindahan tanam apalagi rumah-rumah yang dekat jalan raya,"jelasnya.

Ia mengharapkan agar anakan pohon itu dirawat dengan baik.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kelurahan Danga Yohanes Lado, menjelaskan untuk Kota Mbay jadi hijau  maka perlu ada perjuangan semesta.

Ia menyatakan setiap warga yang berdomisili di Kota Mbay diharapkan untuk menanam pohon.

Ia menyatakan, kebutuhan oksigen, kota yang Indah dan asri harus ada pohon. Jika tidak maka yang ada, panas akan menyengat, hujan akan kebanjiran.

"Kota Hijau bisa mewujudkan orang bahagia. Kota yang panas akan membuat orang akan stress dan mudah emosi. Oleh karena itu, pohon nenjadi kebutuhan mendesak bagi warga perkotaan," ujarnya.

Ia menjelaskan pemerintah Kelurahan Danga gencar menanam mulai dari 8 Desember 2020 pada HUT Nagekeo beberapa waktu lalu. Dan akan dilanjutkan setiap Jumad hijau sampai Desember 2021. Target kita minimal di kelurahan danga 2024 sudah ada 10.000 pohon.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved