Peringati HUT NTT dan Hari Ibu, BKOW Gelar Diskusi Singkat

hampir setahun dalam upaya untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga" kata wanita yang kerap disapa Lily ini.

Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/MICHAELLA UZURASI
Pose bersama penerima hadiah, Senin (20/12/2020) 

Peringati HUT NTT dan Hari Ibu, BKOW Gelar Diskusi Singkat

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar diskusi singkat di Aula Lokasi Pariwisata Mangrove, Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang, pada Senin (21/12/2020).

Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang jatuh pada tanggal 20 Desember dan Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember.

Diskusi singkat dipandu oleh Ketua Pelaksana, Maria Margareta Bhubhu.

"Dalam rangkaian kegiatan akhir tahun BKOW NTT , ada beberapa kegiatan terutama dalam pandemi Covid-19 ini yakni memfasilitasi warga, 76 Kepala Keluarga (KK) yang diajukan oleh Ketua RW ke BKOW terkait dengan permohonan bantuan bibit dan juga ada kebutuhan untuk memfasilitasi" kata Eta.

Lanjut dia, BKOW berpikir bahwa ini tidak hanya sekedar membagi lalu selesai dan karena ini adalah wilayah tanggungjawab BKOW  maka BKOW juga berusaha untuk memberikan apresiasi dan mendampingi.

Salah satu warga yang mendapat hadiah karena menjuarai lomba Pangan Lestari dari RT 01 / RW 01, Dince Frans mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada BKOW.

"Terus terang baru kali ini saya tahu dan saya terlibat dalam BKOW" ungkap Dince.

Dia berharap,  kedepannya terjalin suatu kerjasama yang lebih baik lagi antara BKOW dan warga Kelurahan Oesapa Barat.

Dince sendiri mengaku kaget ketika mengetahui bahwa dia menang lomba karena ketika tim pelaksana mengantarkan bibit, dia sedang tak di rumah sehingga diterima oleh anak - anaknya. Dia pun tidak tahu kalau hal tersebut dilombakan.

"Betul - betul satu kejutan yang luar biasa dan saya harapkan terus ada  pendampingan berupa apa saja" ujarnya.

Dince mengatakan, di daerah pantai seperti ini, selain membutuhkan bibit, mereka juga membutuhkan tanah sebagai media pertumbuhan tanaman.

"Banyak ibu - ibu yang mau berusaha dalam masa pandemi ini. Ada yang minta anakan dan seterusnya, mereka mau tetapi sekali lagi media tanam kami ini kan dekat laut jadi susah" jelasnya.

Perwakilan dari RT 02, Debora Navi, mengatakan, sebagai kelompok ibu - ibu yang diberikan bantuan, dia mengucapkan banyak terimakasih karena bantuan ini sangat membantu.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved