Reshuffle Kabinet
Ditunjuk Jadi Menteri, Kekayaan Risma Rp7 Miliar, Sandiaga Uno Rp5 Triliun Miliki 3 Rumah di Amerika
Ditunjuk Jadi Menteri Baru, Kekayaan Risma Rp 7 Miliar, Sandiaga Uno Rp 5 Triliun, Miliki Rumah di Washington, Boston, dan New York
POS-KUPANG.COM - Ditunjuk Jadi Menteri Baru, Kekayaan Risma Rp 7 Miliar, Sandiaga Uno Rp 5 Triliun, Miliki Rumah di Washington, Boston, dan New York
Sosok Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ditunjuk sebagai Menteri Sosial (Mensos) menggantikan Juliari Peter Batubara.
Presiden Joko Widodo / Jokowi mengumumkan secara resmi prombakan atau reshuffle kabinet di Istana Negara, Selasa (22/12/2020).
Baca juga: Wali Kota Surabaya Jadi Menteri Sosial, Ini Kiprah Tri Rismaharini yang Mengawali Karir sebagai PNS
Baca juga: 5 Fakta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Lulusan Fisika Nuklir ITB Hingga Mantan Dirut Mandiri
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Sandiaga Uno masuk dalam jajaran kabinet Jokowi yang baru.
Risma ditunjuk sebagai Menteri Sosial dan Sandiaga Uno menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Kekayaan Tri Rismaharini
Beberapa kali namanya masuk nominasi penghargaan wali kota terbaik. Sebagai birokrat dan politisi PDI-P, berapa kekayaan Tri Rismaharini?
Risma terakhir kali melaporkan harta kekayaannya di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara ( LHKPN) pada 31 Desember 2018 sebesar Rp 7 miliar atau tepatnya Rp 7.179.254.946.
Kekayaannya tersebut naik pesat dibandingkan pada tahun 2017 yang dilaporkan sebesar Rp 1,88 miliar.
Saat pertama kali menjabat sebagai Wali Kota Surabaya tahun 2010, total kekayaan yang dilaporkan sebesar Rp 531,27 juta.
Lalu, pada tahun 2015 atau awal periode keduanya menjabat sebagai wali kota, harta yang dilaporkan Risma tercatat sebesar Rp 1,387 miliar.
Dalam LHKPN teranyar, kekayaan Risma paling besar disumbang dari aset properti dengan nilai taksiran Rp 6,481 miliar.
Risma tercatat memiliki 4 bidang tanah dan bangunan yang semuanya berada di Kota Surabaya.
Semuanya berasal dari hasil sendiri atau bukan dari hasil warisan atau hibah.
Salah satunya tanah dan bangunan dengan luas 264/338 di Kota Surabaya dengan taksiran harga Rp 4,445 miliar.