Muktamar PPP

Jadi Ketua Umum PPP, Pengamat Sebut Posisi Suharso Monoarfa Rentan Terseret Kasus, Ini Alasannya

Terpilih jadi Ketua Umum PPP, Pengamat sebut posisi Suharso Monoarfa rentan terseret kasus, ini alasannya

Editor: Adiana Ahmad
Kompas.com
Pengamat sebut Suharso Manoarfa, Ketua Umum PPP yang baru rentan terseret kasus korupsi, ini alasannya 

Jadi Ketua Umum PPP, Pengamat Sebut Posisi Suharso Monoarfa Rentan Terseret Kasus, Ini Alasannya

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Baru saja terpilih jadi Ketua Umum PPP, Suharso Manoarfa langsung dapat peringatan keras dari pengamat politik.

Pengamat politik Universitas Paramadina Djayadi Hanan menegaskan, posisi Suharso Manuarfa sebagai Ketua umum PPP dan Menteri di Kabinet Jokowi rentan terseret kasus korupsi.

Karena itu, Djayadi Hanan mengingatkan agar Ketua Umum Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa terjerat kasus korupsi seperti mantan ketua umum PPP sebelumnya, Muhammad Romahurmuziy.

“Yang harus diupayakan ke depan adalah menjaga jangan sampai Ketua Umum PPP terkena kasus korupsi lagi. Dan posisi Suharso sebagai Menteri membuatnya cukup rentan terseret kasus,” ujar Direktur Eksekutif LSI ini ketika dihubungi Tribunnews.com, Minggu (20/12/2020).

Baca juga: Kaya Raya, Ini Daftar Kekayaan Suharso Monoarfa, Ketua Umum PPP yang Baru: Total Rp 59,8 M

“Dalam dua pemilu terakhir PPP menjadi makin kecil, dan hampir tidak lolos parliamentary threshold karena dua faktor, yakni perpecahan atau konflik internal dan kasus korupsi," lanjut dia.

Suharso terpilih menjadi Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dalam Muktamar IX PPP yang dipusatkan di Zona X Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (20/12/2020).

Dia mengatakan Suharso juga harus bisa mengembalikan kepercayaan pemilih tradisional PPP di kalangan Islam.

“Tantangan Ketua Umum yang baru adalah mengembalikan kepercayaan pemilih tradisional PPP di kalangan Islam, , yang banyak kecewa dengan sikap politik partai berlambang Kabah itu di pilpres lalu yang berpihak kepada Joko Widodo (Jokowi),” jelas Djayadi Hanan.

Kemudian Kata dia, Suharso harus memperluas jangkauan ke pemilih yang lebih muda, dengan cara-cara yang lebih milenial, termasuk memanfaatkan media digital dan media sosial sebagai salah satu alat komunikasi politik utama.

Baca juga: Hitungan Politik, Pengamat Sebut Suharso Lebih Unggul Dibanding Gus Yasin Jadi Ketum PPP

“Karena Suharso berasal dari generasi yang lebih tua dibanding Ketua Umum sebelumnya, maka, kepengurusan PPP harus mengakomodasi lebih banyak generasi muda yang memungkinkan PPP menjangkau lebih banyak kalangan,” paparnya.

Suharso juga harus mengupayakan agar parliamentary threshold atau ambang batas parlemen tidak terlalu besar.

“Kalau bisa tetap di kisaran 4 persen seperti sekarang,” ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pengamat Sebut Posisi Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa Sebagai Menteri Rentan Terseret Kasus, https://www.tribunnews.com/nasional/2020/12/20/pengamat-sebut-posisi-ketua-umum-ppp-suharso-monoarfa-sebagai-menteri-rentan-terseret-kasus
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Adi Suhendi

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved