dr. Hans Akui Siloam Lebih Murah Pemerintah Tetapkan Harga Rapid Test Antigen

Pemerintah RI telah menetapkan batas harga tertinggi rapid test antigen swab sebesar Rp 250 ribu untuk Pulau Jawa dan Rp275 ribu untuk luar Pulau Jawa

Editor: Kanis Jehola
pos kupang
CEO RS Siloam, dr. Hans Lie 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah RI telah menetapkan batas harga tertinggi rapid test antigen swab sebesar Rp 250 ribu untuk Pulau Jawa dan Rp275 ribu untuk luar Pulau Jawa. Tarif tersebut berlaku bagi masyarakat yang melakukan tes atas permintaan sendiri.

Hal itu dilakukan guna merespon perbedaan harga rapid test antigen swab yang berbeda di tiap rumah sakit. Walau demikian, jaringan Rumah Sakit Siloam telah menetapkan tarif pemeriksaan Rapid Test Antigen Swab sebesar Rp 250 ribu. Tarif tersebut telah sesuai dan mengikuti edaran dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

"Kita mengikuti harga yang ditetapkan pemerintah untuk tarif rapid test antigen swab," kata Direktur RS. Siloam Kupang, dr. Hans Lie saat dihubungi Pos Kupang, Sabtu (19/12/2020).

Baca juga: Dua Pasien Covid-19 Meninggal

dr. Hans mengatakan, pemberlakuan tarif tersebut akan dimulai pada Senin, 21 Desember 2020 besok. Tarif pemeriksaan rapid test antigen swab di RS Siloam Kupang diberlakukan dengan harga Rp 250 ribu.

"Mungkin lebih murah tetapi kita ikut, kita tetapkan tarif Rp 250 ribu rupiah," kata dr. Hans.

Harga tersebut, kata dia, merupakan harga yang berlaku untuk seluruh jaringan RS Siloam di Indonesia. "Jadi kita ikut harga dari pusat," tambahnya.

Baca juga: Man United vs Leeds United: Menunggu Festival Gol

Harga tersebut berlaku baik untuk pemeriksaan atas permintaan sendiri maupun pemeriksaan yang direkomendasikan oleh pemerintah.

Ia juga mengatakan, RS Siloam Kupang telah menyediakan stok untuk pemeriksaan rapid test antigen swab hingga 8 Januari 2021 mendatang.

"Kita sudah masuk ada 4.500 pemeriksaan. Sudah nyampe tadi. Setelah ada edaran kita langsung stok," kata dr. Hans.

Ia mengatakan, stok tersebut untuk melayani kebutuhan masyarakat selama kurang lebih hingga tiga minggu kedepan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tutupnya distributor saat memasuki libur Natal dan tahun baru.

Selain di RS Siloam Kupang, stok pemeriksaan rapid test antigen swab juga disediakan di RS Siloam Labuan Bajo.

"Labuan Bajo kita stok ada 1.000, kalau memang di Labuan Bajo kurang nanti kita suport dari Kupang. Pemeriksaannya tetap di Labuan Bajo," pungkas dr. Hans.

Terkait dengan kebijakan pemerintah tersebut, Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (PERSI) Wilayah NTT, Yudith Marieta Kota menilai kebijakan pemerintah itu baik.

Ia bahkan mengimbau agar RS di wilayah NTT mendukung program pemerintah tersebut dengan mempersiapkan layanan pemeriksaan Rapid Tes Swab Antigen mandiri untuk masyarakat yang membutuhkannya dengan tarif batas maksimal yang sudah ditetapkan pemerintah.

Lebih lanjut Yudith berujar, Rumah Sakit Kartini Kupang yang dipimpinnya juga tengah mempersiapkan layanan tersebut sesuai instruksi dari pemerintah.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved