Breaking News:

Di TTS, Pembangunan Obyek Wisata Dengan Dana Desa Dibuat Multi Years

anggaran untuk pembangunan obyek wisata tersebut. Padahal, obyek wisata ini  sudah memiliki grand desain. 

Penulis: Dion Kota | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Nampak Kadis PMD Kabupaten TTS, George Mella bersama staf sedang berfoto di lokasi pembangunan obyek wisata Fatu Al 

Di TTS, Pembangunan Obyek Wisata Dengan DD Dibuat Multi Years

POS-KUPANG.COM | SOE -- Pembangunan Obyek Wisata Fatu Al di Desa Kolbano,  Kecamatan Kolbano dengan menggunakan dana desa tidak dibangun dalam setahun. Obyek wisata yang menawarkan pemandangan indah garis pantai Kolbano dari atas bukit ini, menggunakan sistem Multi Years.

Ditargetkan, obyek wisata ini akan rampung di tahun 2021 atau 2022 mendatang. Hal tak lepas dari belum dikantonginya plafon anggaran untuk pembangunan obyek wisata tersebut. Padahal, obyek wisata ini  sudah memiliki grand desain. 

"Kita bangun secara bertahap. Tahun ini kita bangun tangga dan spot fotonya. Untuk berapa anggaran yang kita butuhkan kita pelan-pelan," ungkap Kades Kolbano Yustus Taopan tanpa merinci berapa plafon anggaran yang dibutuhkan.

Untuk tahun 2020, pembangunan tahap 1 menelan anggaran 400 juta. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun tangga dan membuat spot foto serta menata lokasi yang nantinya akan digunakan untuk membangun aula serba guna, lopo dan penginapan.

"Untuk tahap 1 kita gunakan dana sikap tahun 2019 senilai 400 juta," ujar Yustus.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Kadis PMD) Kabupaten TTS, George Mella kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (20/12/2020) mendukung penuh pembangunan obyek wisata Fatu Al. Tahun depan, dirinya siap mendukung alokasi anggaran senilai 600 juta untuk melanjutkan pembangunan obyek wisata tersebut.

"Kita dukung pembangunan dan penataan obyek wisata Fatu Al ini. Obyek wisata ini sangat potensial dan menjanjikan. Karena menawarkan pemandangan laut lepas dan pantai Kolbano yang indah," sebutnya.
Kedepan lanjut Mella, dirinya berkomitmen agar desa-desa di sepanjang garis pantai Kolbano memanfaatkan dana desa dengan melakukan penataan obyek wisata pantai Kolbano. Hal ini untuk mendorong pengembangan wisata di kabupaten TTS, khususnya di wilayah selatan kabupaten TTS.

Baca juga: Ketua PD PAFI NTT Lantik BP PAFI Ngada, Ini Nama Pengurusnya!

Baca juga: Jelang Natal dan Pergantian Tahun, Camat Kanisius : Mari Jaga Kamtibmas

Baca juga: UPDATE Kode Redeem FF 20 Desember 2020, Cara Klaim Free Fire Resmi dari Garena, Buruan!

"Seluruh desa yang ada di garis pantai Kolbano kita dorong untuk mengembangkan pariwisata," pungkasnya. (Laporan Reporter Pos-Kupang.Com, Dion Kota)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved