Pilkada Sumba Timur
Pilkada Sumba Timur - Partisipasi Pemilih Naik 4.34 Persen
Tingkat partisipasi pemilih dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur tahun 2020 naik 4.34 persen dari Pilkada 2015
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Tingkat partisipasi pemilih dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur tahun 2020 naik 4.34 persen dari Pilkada 2015 lalu. Partisipasi pemilih tahun ini mencapai 81.42 persen.
Hal ini disampaikan Ketua KPU Sumba Timur, Oktavianus Landi, S.T, Sabtu (19/12/2020).
Menurut Oktavianus, tingkat partisipasi pemilih di Sumba Timur dalam pilkada 9 Desember 2020 lalu mencapai 81.42 persen.
Baca juga: Presiden Jokowi Segera Mereshuffle Kabinet, Tunggu Keputusan di Hari Istimewa, Begini Faktanya
"Tentu tingkat partisipasi pemilih meningkat atau naik 4.34 persen, jika dibandingkan dengan pemilu sebelumnya tahun 2015," kata Oktavianus.
Dijelaskan, pada Pilkada 2015 lalu, partisipasi pemilih 77.08 persen dan tahun ini naik menjadi 81.42 persen atau mengalami kenaikan 4.34 persen.
Baca juga: Flightradar24 Ungkap Fakta Mengejutkan Pesawat Kormersil 262 Kursi Terbang Tak Biasa ke Timor Leste
Lebih lanjut, dikatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan partisipasi pemilih naik di Pilkada tahun 2020 ini, yakni, bahwa sosialisasi yang dilakukan oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati cukup baik, masyarakat sudah cerdas dan mengetahui pentingnya menggunakan hak pilih.
"Satu hal yang juga menjadi faktor, yakni bahwa kami penyelenggara memastikan bahwa pilkada aman walaupun pelaksanaannya di tengah Pandemi Covid-19. Penyelenggara kita pastikan aman dari Covid-19, kemudian pelaksanaan pungut hitung di TPS juga mematuhi protokol kesehatan yang ketat," katanya.
Dikatakan, ada ketakutan pemilih ke TPS, namun penyelenggara dan juga pasangan calon dan tim memastikan bahwa di TPS semua penyelenggara mematuhi protokol kesehatan.
"Di TPS itu sudah disiapkan semua alat pelindung diri, mulai dari tempat cuci tangan, hand sanitizer, disinfektan, masker, kaos tangan dan lainnya. Jadi tidak ada keraguan masyarakat datang ke TPS," katanya.
Oktavianus juga mengatakan,bahwa di tingkat penyelenggara, khususnya PPK dan PPS sudah dibekali oleh KPU, terkait pelaksanaan pilkada yang harus mengedepankan juga protokol kesehatan.
"Penyelenggara baik dari TPS, yakni PPS dan juga PPK kita ingatkan terus soal protokol Covid-19 ini. Karena itu, masyarakat tidak takut ke TPS karena semua tahapan dilakukan dengan protokol Covid-19 yang ketat," ujarnya.
Untuk diketahui, dari hasil rekapitulasi penghitungan suara Pilkada tingkat kabupaten, Paslon nomor urut satu, Drs. Khristofel Praing,M.Si - David Melo Wadu, S.T meraih 80.152 (57,18 persen), Paslon nomor urut dua, Umbu Lili Pekuwali, S.T, M.T - Ir. Yohanis Hiwa Wunu,M.Si meraih 60.024 (42,82 persen).
Suara sah berjumlah 140.176 dan suara tidak sah sebanyak 1.084. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)