Pilkada Ngada
Usai Pilkada, Paulus Soliwoa Sambangi Kediaman Andreas Paru
Calon Bupati Ngada Paulus Soliwoa menyambangi kediaman Andreas Paru di Tanalodu Bajawa
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Calon Bupati Ngada Paulus Soliwoa menyambangi kediaman Andreas Paru di Tanalodu Bajawa, Jumat (11/12/2020).
Paulus Soliwoa merupakan satu diantara Paslon Pilkada Ngada yang berpasangan dengan Greg Upi Dheo.
Kedatangan Paulus Soliwoa ke Calon Bupati terpilih berdasarkan (perhitungan sementara) bertujuan memberikan contoh dan teladan kepada masyarakat bahwa perbedaan itu indah.
Baca juga: Pemkot Terbitkan Perwali Pembelajaran Tatap Muka
Soliwoa mengatakan dalam berpolitik kita boleh berbeda, tetapi setelah suksesi Bupati dan Wakil Bupati ini selesai, selesai juga perbedaan yang ada selama suksesi kemarin.
Ia mengajak kita semua untuk mendukung Andreas Paru dan Raimundus Bena dalam membangun Ngada kedepannya.
Baca juga: Konfrontasi Batal Dilakukan, Kuasa Hukum Tersangka Watodiri Ingin Bertemu Kapolres Lembata
Sementara itu, Andreas Paru mengatakan bahwa kunjungan atau silaturahmi dari Paulus Soliwoa ini sebenarnya mau menjelaskan kepada kita untuk meletakan persaudaraan dalam kebersamaan harus diletakan setinggi-tingginya agar dengan semua perbedaan itu, kita membangun Ngada kedepannya.
Ia mengajak seluruh masyarakat Ngada untuk menjunjung tinggi persaudaraan dan menjaga ketertiban masyarakat.
Ia juga mengimbau kepada pendukung agar tidak boleh bereuforia berlebihan.
Menunggu Hasil Resmi KPU
Sebelumnya, Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Ngada, Andreas Paru dan Raimundus Bena (AP-RB) unggul sementara hasil perhitungan cepat tim Sekertariat AP-RB.
Jumlah suara yang dikantongi AP-RB sampai hari ini berada di kisaran 23.246 dengan presentase mencapai 28,91% dari jumlah TPS yang masuk mencapai 91,6%.
Andreas Paru mengatakan hasil itu merupakan sementara karena itu pihaknya menunggu secara resmi perhitungan dari lembaga penyelenggara Pilkada dalam hal ini KPU Ngada.
Andreas Paru menyatakan memang berdasarkan data yang masuk pihaknya sudah unggul namun dirinya tidak menjadikan itu sebagai ukuran meski menunggu yang resmi dari KPU Ngada nantinya.
"Itu dari perhitungan sementara kami, secara resmi kami menunggu dari lembaga penyelenggara pemilu sebagai patokan kita oleh sebab itu bagi saya, tim dan simpatisan belum bisa bilang kami menang, kita tetap menunggu sampai proses akhir dan kalau sudah ada pernyataan resmi dari KPU di situlah baru bisa kita nyatakan menang," jelas Andreas Paru di Bajawa Kamis (10/12/2020).
Ia menegaskan semua yang terjadi berkat dukungan banyak pihak. Perjuangan maju menjadi peserta Pilkada tidak mudah. Massa, simpatisan dan pendukung AP-RB sangat solid dan pantas mereka bangga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/usai-pilkada-paulus-soliwoa-sambangi-kediaman-andreas-paru.jpg)