Berita NTT Terkini

Kwarda Pramuka NTT Berikan Bantuan Bagi Pengungi Erupsi Gunung Ile Lewotolok

terkait dengan persoalan pengungsi erupsi gunung Ile Lewotolok serta penanganannya, Kwarda Pramuka NTT d

Penulis: Ray Rebon | Editor: Ferry Ndoen
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Ketua Kwarda Pramuka NTT, Sinun Petrus Manuk sedang berdiri bersama barang bantuan tahap ketiga yang akan dikirimkan, Jumat (11/12). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Pengungsi Bencana Erupsi Gunung Ile Lewotolok Kabupaten  Lembata mendapat perhatian dari banyak kalangan, salah satunya adalah Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka NTT berikan bantuan bagi masyarakat, khususnya yang lakukan pengungsian dirumah-rumah.

Kepada Wartawan di Kantor Kwarda Pramuka NTT, Ketua Kwarda NTT, Sinun Petrus Manuk mengatakan, terkait dengan persoalan pengungsi erupsi gunung Ile Lewotolok serta penanganannya, Kwarda Pramuka NTT dan Kwarcab se-NTT dengan melalui cabang Kwartir Pramuka di Lembata memberi perhatian terhadap para pengungsi.

"Erupsi Gunung Ile Lewotolok yang terjadi 29 November 2020, maka kami pramuka mengambil langkah tepat tanggal 30 Desember, kami mengeluarkan surat ederan kepada semua Kwarcab se-NTT dan umum. Maka bukan saja pramuka yang berikan sumbangan, tapi donatur umum juga turut berpartisipasi," tuturnya

Mantan Pimpin OPD Penprov ini menyampaikan, Kwarda Pramuka NTT telah mengirimkan barang bantuan sebanyak dua kali yaitu, 2 Desember dan 8 Desember 2020.

"Kami telah mengirimkan barang bantuan bagi pengungsi Erupsi Gunung Ile Lewotolok sebanyak dua kali, dan kali ini tahap ketiga yang harusnya dikirim hari ini. Namun akan dikirim pada tanggal 15," katanya

Ia mengungkapkan, perhatian Pramuka NTT bagi Pengungsi yang berada di Camp pengungsi pemerintah dan khususnya di rumah penduduk yang sementara bertahan. Serta juga ada pengungsi yang berada diluar Lewoleba yaitu, Desa Tapolangu dan satu desa di Kecamatan Ile Ape.

"Pengiriman barang bantuan kami tahap ketiga agak tertunda, tapi saya berpikir barang akan tiba 16 Desember ini. Maka masih dapat di distribusikan bagi masyarakat yang membutuhkan," tegasnya

Pada tahap pertama pengiriman bantuan, Piter Manuk menyampaikan, bantuan yang dikirim sebanyak 86 paket dan dalam paket itu berupa, beras, mie instan, susu (susu belita dan dewasa), selimut, pempers dan pakaian layak pakai. Sehingga semua bantuan ini sudah terdistribusikan kepada semua pengungsi.

Lebih lanjutnya, pengiriman barang bantuan pada tanggal 8 desember ada sekitar 120-an paket. Yang terdiri dari sembako, perlengkapan mandi, perlengkapan tidur dan pakaian layak pakai. Sedangkan pengiriman tahap ketiga ini, ada 140 paket yang akan dikirim. 

"Kami sudah siapkan barang bantuan tahap ketiga ini, seperti perlengkapan tidur, perlengkapan mandi, beras setengah ton serta pempers dan lain-lain," jelasnya

Namun selain bantuan yang diberikan ini, ada juga perlengkapan dapur bagi satu posco diluar kota Lewoleba itu kesulitan barang-barang memasak.

Ia membeberkan bahwa, bantuan yang dikirimkan bersumber dari bantuan uang yang dibelanjakan dan bantuan berupa barang.

"Sampai saat ini, uang yang terkumpul sebanyak Rp 117 Juta lebih, dan bantuan barang dalam jumlah banyak yang kami sudak paketkan dan dikirim," tambahnya

Bantuan barang yang telah dikirim bagi pengungsi erupsi gunung Ile Lewotolok, pendistribusiannya melalui Kwarcab Pramuka cabang Lembata, dan salah satu posco yang khusus menangani pengungsi yang berada di rumah-rumah.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved