6 Laskar Pengawalnya Tewas Tertembak Habib Rizieq Shihab Bilang Begini: Kami Tak Pernah Tuduh Polisi

Atas fakta tersebut, Rizieq Shihab melontarkan pernyataan keras. Rizieq mengaku tidak akan membiarkan para penembak 6 pengawalnya itu tidur tenang.

Editor: Frans Krowin
AFP/ADITYA SAPUTRA via Kompas.com
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyapa simpatisannya saat tiba di daerah Puncak, Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020). Dalam kunjungan tersebut, Rizieq Shihab dijadwalkan menghadiri acara peresmian pembangunan Masjid Raya di Markaz Syariah Pesantren Alam Agrokultural sekaligus mengisi ceramah shalat Jumat. 

"Kami tidak berani menuduh siapa pun tanpa bukti, karena kami tidak berani menuduh siapa pun tanpa saksi," paparnya.

Saat Senin, FPI pun melakukan penelusuran untuk mencari enam pengawalnya itu.

"Para penyerang, para penyergap, para penguntit, yang kami duga mereka semua adalah bajingan."

"Penjahat yang ingin mencelakai kami, akhirnya diakui sebagai bagian daripada penyelidikan Polda Metro Jaya," bebernya.

Rizieq Shihab menyebut jika polisi tak mengumumkannya, pihaknya tak pernah tahu siapa yang menembak enam laskarnya.

"Kalau mereka menutup mulut, tidak pernah mengaku, sampai kapan pun kami tidak pernah tahu."

"Subahanallah hanya kalau mereka tutup seumur hidup pun kami tidak pernah tahu," cetus Rizieq Shihab.

Keenam jenazah pengawal Rizieq Shihab sudah dimakamkan.

Lima jenazah dimakamkan di Pondok Pesantren Agrokultural (Markaz Syariah FPI) Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Lima orang yang dimakamkan di Bogor itu adalah Faiz Ahmad Syukur (22), Andi Oktiawan (33), M Reza (20), Muhammad Suci Khadavi Poetra (21), dan Akhmad Sofiyan (26).

Sedangkan satu laskar FPI bernama Luthfi Hakim (24) yang juga tewas ditembak, dimakamkan di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Polda Metro Jaya Ancam Pidanakan FPI

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, penyidik memiliki bukti kepemilikan senjata api pengawal Rizieq Shihab.

Untuk itu Yusri Yunus meminta FPI tidak mengeluarkan berita bohong soal kepemilikan senjata api tersebut.

Jika ketauan ada yang berbohong bisa dengan mudah dipidanakan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved