Rovita Bere Bersyukur Dapat Bansos untuk Tambah Modal Usaha
Warga Kelurahan Umanen, Kabupaten Belu, Rovita Bere bersyukur setelah mendapatkan bantuan sosial ( Bansos) dari Pemerintah Provinsi NTT
POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Warga Kelurahan Umanen, Kabupaten Belu, Rovita Bere (34) mengungkapkan rasa syukur setelah mendapatkan bantuan sosial ( Bansos) dari Pemerintah Provinsi NTT senilai Rp 5 juta. Bantuan tersebut ia pergunakan untuk mengembangkan usaha kios yang ia sudah geluti sejak lima tahun lalu.
Ditemui POS KUPANG.COM, Minggu (6/12/2020), Rovita menuturkan, ia membuka kios kecil persis di belakang Kantor Bupati Belu, sekitar satu kilometer dari tempat tinggalnya.
"Saya buka kios belakang kantor Bupati situ. Kios kecil saja. Kalau rejeki tiap hari bisa dapat 600 ribu", kata Rovita.
Baca juga: Tenaga Kesehatan di Sumba Timur Dapat Tambahan Makanan
Istri dari Ewik Ully ini mengatakan, dengan modal seadanya, ia nekat buka kios di dekat Kantor Bupati karena konsumennya selain masyarakat sekitar juga pegawai. Ia membuka kios saat jam kantor, setelah itu tutup dan ia kembali ke rumah mengurus anak-anak. Suaminya adalah pekerja serabutan.
Saat Covid-19 melanda, kata Rovita pendapatan usahanya mulai menurun karena daya beli masyarakar menurun. Pegawai di kantor-kantor juga ada yang libur saat awal-awal kasus Covid-19 merebak. Dalam kondisi demikian, ibu empat anak ini tetap semangat untuk mengelola usahanya agar tidak bangkrut.
Baca juga: Update Corona Sumba Timur - Selama Sepekan Jumlah Pelaku Perjalanan 860 Orang
Dalam kondisi kekurangan modal akibat usaha kurang laris, Rovita mencari jalan agar usahanya survive. Berbekal jaringan yang ada, Rovita mengajukan proposal bantuan dana usaha ke Pemerintah Provinsi NTT Agustus 2020. Proposalnya diterima dan direalisasi meski jumlahnya tidak sesuai dengan yang diusulkan. Ia mengajukan Rp 18 juta tapi realisasi Rp 5 juta. Baginya, uang senilai Rp 5 juta sudah bisa menambah modal usahanya.
"Puji Tuhan doa dan harapan saya terkabul. Saya dapat bansos dari Pemerintah Provinsi Rp 5 juta. Bagi saya ini lumayan untuk bantu usaha saya. Terima kasih kepada bapak Gubernir NTT yang sudah membantu saya", ungkap Rovita dengan raut wajah senang.
Menurut Rovita, bantuan senilai Rp 5 juta itu ditransfer melalui bank BRI sekitar minggu pertama Desember 2020.
Ditemui terpisah, Maria Goreti Ili Lesu (47) juga mendapat bansos dari Pemerintah Provinsi. Warga RT 02, Kelurahan Berdao, Kabupaten Belu ini
mendapatkan bantuan Rp 10 juta. Uang tersebut ia manfaatkan untuk usaha jual beli ayam broiler di pasar.
"Dulu saya hanya bantu kakak saja jual ayam karena tidak ada modal. Sekarang sudah ada modal saya usaha sendiri", tutur Maria.
Ibu enam anak ini menjual ayam broiler demi memenuhi kebutuhan rumah tangga dan anak sekolah. Saat ini ada empat anak dalam bangku sekolah, satu orang kuliah, SMP, SD dan satu lagi PAUD.
Setelah mendapat bansos dari Pemprov, Maria mulai menjalani usaha dagang ayam broiler di pasar. Keuntungan dari usaha jual ayam ini bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga termasuk membiayai sekolah anak.
Maria mengucapkan terima kasih kepada Gubernur NTT yang telah memperhatikan nasib masyarakat kecil lewat bantuan.
"Terima kasih kepada Bapak Gubernur NTT yang sudah membantu kami", ucap istri dari Dominggus Soares ini.
Maria mengungkapkan, ia mendapat dana bansos melalui usulan atau proposal kepada Pemprov NTT yang diajukan Agustus 2020. Awalnya ia ragu bahwa proposal mereka tidak direalisasi namun di awal Desember 2020 ia diinformasikan, uang bansos sudah diproses melalui rekening dan setelah dicek ternyata betul.
Lewat dana bantuan ini, Maria merasa terbantu untuk bisa menjalankan usaha sendiri sehingga bisa membantu suami yang berprofesi sebagai tukang. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)