Berita Pendidikan
Universitas Citra Bangsa Teken MoU dengan Universitas Warmadewa
Universitas Citra Bangsa (UCB), Kupang menggagas kerjasama dengan Universitas Warmadewa (Unwar), Denpasar yang disa
Penulis: Michaella Uzurasi | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Michaella Uzurasi
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Universitas Citra Bangsa (UCB), Kupang menggagas kerjasama dengan Universitas Warmadewa (Unwar), Denpasar yang disahkan dalam MoU.
MoU tersebut telah ditandatangani kedua belah pihak pada Jumat (04/12/202) di Aula lantai 5 UCB.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Citra Bina Insan Mandiri (CBIM) Ir. Abraham Paul Liyanto dalam sambutannya sedikit menceriterakan awal berdirinya kampus UCB.
Berawal dari niat melatih tenaga kerja asal NTT agar berprestasi dulu sebelum berangkat mengadu nasib ke negeri orang, maka dibangunnyalah ruang sebagai tempat belajar.
"Saya buat seperti ruang jelas baru ya, setelah saya lihat bahwa kalau kita begini terus maka kita akan terus tertinggal, termiskin, terluar dan seterusnya" ujar anggota DPD RI 3 periode ini.
Dia mengatakan, untuk keluar dari keadaan - keadaan tersebut, kuncinya adalah pendidikan dan kesehatan sehingga berdirilah kampus UCB, dimulai dari ruang untuk para tenaga kerja Indonesia (TKI) dan TKW.
Kepada perwakilan dari Unwar, Abraham mengatakan, saat ini UCB memiliki 3 Fakultas yaitu Fakultas Kesehatan Masyarakat yang terdiri dari beberapa program studi (Prodi) yakni Keperawatan, Kebidanan, Profesi Ners dan Farmasi.
Fakultas Keguruan dan Ilmi Pendidikan (FKIP) yang juga terdiri dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Informatika dan Fakultas Teknik yang terdiri dari Prodi Arsitektur, Teknik Sipil dan Teknologi Informasi.
Lanjut Abraham, diatas lahan seluas 3 hektar tersebut berdiri sekolah - sekolah dari Taman Kanak - kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) hingga Universitas.
"Kalau ada kampus yang dari TK sampai Universitas, saya masih lebih sedikit karena saya dari TKI, TKW, TK baru SD dan seterusnya" selorohnya.
"Tapi TKW kita sudah tutup" lanjut Abraham.
Dalam kesempatan tersebut melalui tayangan slide, diperlihatkan sekolah - sekolah dibawah yayasan CBIM dan kampus UCB sebelum dan sesudah menjadi universitas seperti saat ini dan juga laboratorium bahasa, kimia serta kesehatan.
Wakil Rektor 1 Unwar, Ir. I Nyoman Kaca, M.Si memberi apresiasi yang tinggi kepada UCB yang telah menyambut kedatangan tim dari Unwar.
"Saya yakin sebuah universitas yang ingin maju tidak bekerja sendiri tetapi harus melakukan kolaborasi" kata Nyoman.
"Mari kita berkolaborasi sehingga universitas yang ada di Indonesia Timur bisa sejajar dengan deretan universitas yang ada di Indonesia Barat" lanjutnya.
Dikatakan Nyoman, ditahun 2018, Unwar berada pada ranking 63 nasional dari 4600 perguruan tinggi yang ada di Indonesia.
Kemudian pada tahun - tahun berikutnya terjadi pergeseran akibat persaingan yang sangat kompetitif terhadap perkembangan dibidang tata kelola perguruan tinggi" jelas Nyoman.
Ditahun 2019, lanjut Nyoman, Unwar berada diperingkat 76 untuk pengabdian sementara untuk penelitian ranking 91.
"Tetapi kita cukup yakin bahwa yayasan dan rektorat harus bersinergis dalam menyelenggarakan sebuah perguruan tinggi" ungkap Nyoman.
Lanjut dia, Perguruan Tinggi merupakan sebuah institusi untuk meningkatkan kapasitas syumber Daya Manusia (SDM).
"Kapasitas SDM ini sangat penting. Kita bisa melihat negara tetangga kita yang minim SDA namun SDM unggul itu menunjukkan negara yang maju" katanya.
"Marikita kolaborasi sebagai perguruan tinggi untuk bisa menciptakan SDM yang punya daya saing tinggi" tutupnya.
Rektor UCB, Prof. Frans Salesman, dalam kesempatan tersebut juga berharap kerjasama lintas pulau antara dua universitas ini bisa berlangsung baik kedepan.
"Kebetulan kita juga punya Fakultas Teknik,sama dengan yang dimiliki oleh Unwar maka perwakilan kerjasama teknis untuk membangun, meningkatkan mutu SDM dibidang teknik di NTT yang masih dibilang daerah tertinggal, kedepannya kita harus terus bekerjasama" katanya.(cr4)
