Masa Tenang, Paslon Credo Minta Masyarakat Ngada Pertimbangkan Pilihan Secara Matang
Pilkada Ngada berintegritas sehingga menghasilkan pemimpin yang berkualitas menjawab keinginan masyarakat.
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
Masa Tenang, Paslon Credo Minta Masyarakat Ngada Pertimbangkan Pilihan Secara Matang
POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Kristoforus Loko dan Emanuel Dopo (Credo) komit dan akan konsisten memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menentukan pilihan.
Kristo Loko menegaskan Paslon Credo serahkan sepenuhnya kepada masyarakat Kabupaten Ngada. Paslon Credo ingin agar Pilkada Ngada berintegritas sehingga menghasilkan pemimpin yang berkualitas menjawab keinginan masyarakat.
"Kalau Paket Credo, pertama kami konsisten mematuhi regulasi atau ketentuan yang dikeluarkan oleh penyelenggara Pilkada. Masa tenang itu, masa dimana kami memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk membuat pertimbangan-pertimbangan secara baik terkait visi-misi, program kerja yang kami kemukakan selama masa kampanye," tegas Kristo Loko ketika dihubungi POS-KUPANG.COM Sabtu (5/12/2020) sore.
Ia menyebutkan biarkan masyarakat mempertimbangkan secara matang supaya mereka bisa menjatuhkan pilihan pada 9 Desember 2020 untuk pemimpin Ngada yang berkualitas.
Ia juga menyatakan agar massa pendukung memahami regulasi dan ketentuan yang berlaku. Massa pendukung hendaknya bijak dan cerdas serta membantu mengawasi pergerakan-pergerakan yang mengotori demokrasi dengan cara intimidasi pemilih.
Massa pendukung Credo harus bisa mengawasi hal tersebut sehingga Pilkada ini atau demokrasi ini benar-benar bermartabat dan berintegritas.
"Kepada masyarakat pendukung, relawasn simpatisan paket Credo kami sudah imbau harus mematuhi regulasi. Kami juga mengimbau kepada mereka agar mengawasi, membantu Bawaslu terkait upaya orang yang berusaha mengotori demokrasi, permainan-permainan tidak benar seperti ada upaya intimidasi yang dilakukan oleh orang-orang tertentu seperti PKH dan BLT yang diarahkan untuk dukung paket tertentu," tegas Ito.
Ia meminta Bawaslu dan KPU Ngada untuk benar-benar menjadi penyelanggara yang menjunjung tinggi prinsip demokrasi. Menindak tegas terhadap orang-orang yang berupaya mencederai pesta demokrasi.
Ia juga menyatakan Paslon Credo sangat menolak politik uang. Segala jenis bantuan menjelang Pilkada dari Paslon merupakan bentuk politik uang. Paslon Credo tidak seperti itu dan menggagas biaya politik murah.
"Kalau soal itu (politik uang) kami dari awal, jelas menolak itu. Credo itu menggagas politik baru yaitu politik biaya murah. Tolak politik uang, tidak ada sumbangan, kalau sumbangan itu bagian dari wajah politik uang. Kami tidak membodohi masyarakat dengan memberikan uang, atau bentuk sumbangan," ujarnya.
Ia juga menyatakan hampir semua Kampung, Dusun di Kabupaten Ngada. Masyarakat Ngada silakan mendatangi TPS 9 Desember 2020 mendatang dan jangan lupa untuk memilih. Gunakan hak pilih secara baik dan benar. Jangan sia-siakan kesempatan.
Baca juga: LINK BeIN Sports 1 Hasil Live Streaming Sevilla vs Real Madrid di Liga Spanyol, Sergio Ramos Absen
Baca juga: Anggota DPRD Kota Kupang Aklamasi Terpilih Jadi Ketua Pemuda Katolik
Baca juga: Disaksikan Kadis Perikanan NTT, Siswa SUPM Kupang Panen 785 Kg Udang Vannamei
"Pesan saya gunakan momentum Pilkada ini sebaik-baiknya. Tanggal 9 Desember itu tentukan pilihan dan suara yang diberikan itu menjadi penentu lima tahun Ngada kedepan," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan).