Anggota DPRD Kota Kupang Aklamasi Terpilih Jadi Ketua Pemuda Katolik 

kerja pro rakyat dan umat serta mengokohkan peran Pemuda Katolik di tengah kehidupan sosial bangsa dan negar

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Panitia Ad Hock menyerahkan surat keputusan Muskomcab kepada Ketua Pemuda Katolik Komisariat cabang Kupang terpilih Theodora Ewalde Taek saat Muskomcab di Aula Susteran SSPS Belo Kupang pada Sabtu (4/12) sore.  

Anggota DPRD Kota Kupang Aklamasi Terpilih Jadi Ketua Pemuda Katolik 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Anggota DPRD Kota Kupang, Theodora Ewalde Taek terpilih secara aklamasi untuk menahkodai Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kupang periode 2020-2023.

Ewalde Taek terpilih dalam Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) tahun 2020 yang berlangsung di Susteran SSPS Belo, Kecamatan Maulafa Kota Kupang, NTT, pada Sabtu (4/12). 

Dalam forum organisasi tertinggi itu, Ewalde yang merupakan anggota DPRD Kota Kupang dari PKB, ditetapkan sebagai ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kupang menggantikan Ketua Demisioner periode 2017/2020, Yuven Tukung. Ewalde ditetapkan sebagai ketua setelah melalui mekanisme aklamasi

Dalam Muskomcab yang dibuka secara resmi oleh Wakil Walikota Kupang dr. Herman Man itu, forum dengan suara bulat menerima Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dari ketua demisioner, Yuven Tukung. Selain itu, forum juga menetapkan lima formatur untuk menyusun kepengurusan bersama ketua terpilih. 

Dalam sambutannya, Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kupang terpilih, Walde Taek menaruh komitmen untuk melanjutkan program kerja pro rakyat dan umat serta mengokohkan peran Pemuda Katolik di tengah kehidupan sosial bangsa dan negara, khususnya di Kota Kupang. 

Ia mengatakan, Pemuda Katolik harus siap menatap era digital sebagai peluang yang harus di hadapi bersama untuk menjadikan Pemuda Katolik bermanfaat bagi masyarakat dan umat. 

Catatan ke depan, kata Ewalde, akan dimulai dengan proses kaderisasi dengan membuka pendaftaran anggota melalui Mapenta. Dengannya, Pemuda Katolik diharapkan  dapat melahirkan kader yang dapat menjadi penggerak untuk menciptakan dan memajukan perubahan sosial ekonomi masyarakat sesuai bidang dan profesi. 

"Ya, bagi kita, proses kaderisasi menjadi penting. Tetapi lebih penting, kita mau selalu membuat aksi nyata bagi masyarakat. Kita mau terus menjadi garam dan terang dunia," kata Ewalde. 

Kota Kupang yang heterogen disebutnya sebagai miniatur NTT. Karena itu, peran Pemuda Katolik harus maksimal dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. 

"Karena itu kami mohon dukungan senior, alumni, pengurus, dan seluruh anggota," pintanya. 

Sementara itu, kepada POS-KUPANG.COM, Ewalde juga menjelaskan dua sasaran jangka pendek yang harus disukseskan oleh Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kota Kupang yakni, pembentukan komisariat anak cabang untuk enam kecamatan di Kota Kupang serta menyaksikan pelaksanaan Musyawarah Komisariat Daerah NTT. 

"Organisasi ini harus lengkap hingga tingkat ranting sehingga kami berkomitmen untuk membentuk kepengurusan di bawah Komcab. Saya minta doa dan dukungannya," kata Ewalde. 

Sementara itu terkait Muskomcab, Ewalde mengatakan akan mendukung penyelenggaraan dengan maksimal. Hal ini dikatakannya karena hingga kini kepengurusan Komisariat Daerah NTT masih dipercayakan kepada dua caretaker yakni Yuven Tukung sebagai ketua caretaker dan dirinya sebagai sekretaris caretaker. 

"Tentu kami merasa malu kalau komda NTT tidak punya definitif. Kami minta dukungan untuk menyuksesakan agenda ini," katanya. 

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved