Mahasiwa Kedokteran Undana Bantu Pengungsi Ile Lewotolok
bantuan yang dikirim ini merupakan hasil dari open donasi yang digalang BEM dan TBM Komodo FK Undana
Penulis: Ferry Jahang | Editor: Rosalina Woso
Mahasiwa Kedokteran Undana Bantu Pengungsi Ile Lewotolok
POS-KUPANG.COM| KUPANG--Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bekerjasama dengan Tim Bantuan Medis (TBM) Komodo Fakultas Kedokteran (FK) Undana mengumpulkan bantuan untuk para pengungsi erupsi Gunung Ile Lewotolok.
Bantuan tersebut telah dikirim ke Lembata, Sabtu (5/12) menggunakan jasa JNE.
Kepada Pos Kupang Ketua Divisi Pengabdian Masyarakat BEM FK UNDANA, Richarda Anggraini Binsasi menjelaskan, bantuan yang dikirim ini merupakan hasil dari open donasi yang digalang BEM dan TBM Komodo FK Undana
Menurutnya, open donasi ini sudah dimulai dari tanggal 30 November hingga 2 Desember 2020. Sedangkan akhir dari pengumpulan dan pengepakan semua bantuan tersebut dilakukan tanggal 4 Desember 2020.
Bantuan-bantuan tersebut dikumpulkan dari para dosen, dokter, alumni, mahasiswa FK dan masyarakat umum.
"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami atas bencana yang dialami saudara-saudara kita di Lembata," ujar Anggraini.
Bantuan yang dikirim tersebut terdiri dari mie sedap goreng 5 dos, mie sedap kari spesial 3 dos, mie sedap soto 2 dos, aguamor (l5 dos, energen coklat 3 dos, energen kacang hijau 1 dos, masker 8 dos, peralatan mandi 1 dos, popok bayi 2 dos, pembalut 1 dos, selimut 20 pcs, beras 10 karung dan multivitamin 1 dos.
"Bantuan ini memang tidak berarti tapi itulah bentuk kepedulian kami untuk sedikit meringankan beban yang dirasakan opa oma, kakak adik dan saudara-saudari kami Lembata. Semoga ini bermanfaat," ujar Anggraini.
Baca juga: Gaya Busana Kahiyang Ayu Saat Dampingi Bobby Nasution Blusukan Jadi Sorotan,Sang Suami:Jiny oh Jiny!
Baca juga: Mulai MT 1, Petani di Dataran Rata Bena Berdoa Bersama di Bendung Linamnutu
Baca juga: Nestapa Pesta Pernikahan, Mempelai Wanita Bunuh Diri Sebelum Ijab Qobul, Sempat Antar Baju Pengantin
Bantuan tersebut telah diterima costumer service JNE Abdul Aziz. Untuk pengiriman bantuan ke Lewoleba JNE tidak memungut biaya atau gratis dan program tersebut sudah diakhiri 5 Desember 2020. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ferry Jahang)