Minggu, 12 April 2026

Bank NTT Siap Jadi Bank Devisa

MANAJEMEN Bank NTT terus berbenah mempersiapkan diri menjadi Bank Devisa pada tahun 2022

Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Intan Nuka
Robert HP Sianipar selaku Kepala OJK NTT yang ditemui POS-KUPANG.COM di Kantor OJK NTT, Selasa (27/10/2020). 

POS-KUPANG.COM - MANAJEMEN Bank NTT terus berbenah mempersiapkan diri menjadi Bank Devisa pada tahun 2022. Komitmen itu sesuai dengan rencana bisnis Bank NTT Tahun Buku 2021-2023.

Sesuai penilaian Otoritas Jasa Keuangan ( OJK), Bank NTT perlu melakukan perbaikan tingkat kesehatan bank (TKB) dari komposit 3 (cukup sehat) menjadi komposit 2 (sehat) di tahun 2021.

Beberapa hal yang sedang disiapkan Bank NTT, yakni peningkatan modal Rp 3 triliun, perbaikan GRC, perbaikan profil risiko dan peningkatan rentabilitas.

Baca juga: Sulayman Bersaudara Divonis 18 dan 12 Tahun Penjara, Ini Tanggapan Penasehat Hukum

Ada empat hal yang ditekankan Kepala OJK Provinsi NTT, Robert HP Sianipar kepada Bank NTT saat peluncuran Go TKB 2, Senin (30/11/2020) lalu.

Keempat hal tersebut, yaitu pembenahan struktur organisasi dan SDM, aspek TI, standarisasi operasional dan pemahaman serta GRC (Good Governance, Risk Management, dan Compliance).

Direktur Utama Bank NTT, Hary Alexander Riwu Kaho memberi apresiasi penegasan OJK. Ia mengatakan, revitalisasi SDM Bank NTT, yaitu bekerja profesional, tidak ada manipulasi, bekerja jujur, dan tulus.

Baca juga: Kisah Anak Waienga Lembata yang Hilang Remaja Difabel Berkorban Demi Empat Bocah

Sebelumnya, Dewan Komisaris dan Direksi Bank NTT mempresentasikan Road Map Menuju Tingkat Kesehatan Bank Sehat 'Go TKB 2' tahun 2021 di hadapan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat selaku Pemegang Saham Pengendali.

Gubernur Viktor mendukung program tersebut dengan tetap memerhatikan komitmen pengurus Bank NTT untuk menjadi agent of change dan menjaga team work yang solid.

Hary Alexander Riwu Kaho
Hary Alexander Riwu Kaho (POS-KUPANG.COM/INTAN NUKA)

Guberur Viktor mengingatkan, ke depan, NTT menjadi pusat perhatian dunia karena Labuan Bajo sebagai tuan rumah G20 pada tahun 2024.

"Disitulah performance Bank NTT akan diperhitungkan jika telah menjadi Bank Devisa dan otomatis pergerakan ekonomi NTT akan meningkat," kata Gubernur Viktor.

Demikian keterangan tertulis yang diterima dari Humas Bank NTT, Kamis (3/12) malam. (cr1)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved