Breaking News:

Cegah DBD, Mahasiswa KKN Undana Bangun Tempat Sampah Bersama Warga

Mahasiswa dari Universitas Nusa Cendana ( Undana) Kupang, yang melaksanakan KKN bersama warga membangun sebuah tempat sampah

Penulis: Ray Rebon | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Mahasiswa KKN Undana sedang lakukan pengerjaan bak sampah permanen di RT 31, Desa Penfui Timur, Kec. Kupang Tengah, Kab Kupang, Jumat (4/12.2020). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Mahasiswa dari Universitas Nusa Cendana ( Undana) Kupang, yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata ( KKN) bersama warga membangun membangun sebuah tempat sampah permanen di RT 31, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang.

"Tujuan kami membangun tempat sampah permanen ini, untuk mencegah DBD di masyarakat saat memasuki musim hujan ini," ujar Ketua Koordinator Jemianus Seran Besin kepada POS-KUPANG.COM, Jumat (04/12/2020).

Baca juga: KPU Ngada Sudah Selesai Sortir Surat Suara, Stanislaus: 7 Hingga 8 Desember 2020 Distribusi

Dikatakan Jemi, di tempat KKN (RT 31), pembuatan bak sampah permanen ini, bertujuan untuk membantu masyarakat dalam program kebersihan lingkungan, terutama dalam pencegahan DBD dalam memasuki musim hujan ini.

Jemi menyampaikan, kegiatan KKN di lapangan, bukan saja program pembuatan tempat sampah ini saja, melainkan ada program lain seperti, penanaman dan pembibitan pohon beringin, serta ada program tambahan lain yaitu, program penambahan gizi bagi anak-anak dan lansia dengan mencegah stunting pada masa pertumbuhan anak.

Baca juga: Ini Pesan Kapolda NTT Bagi Jajaran Polres Sumba Timur

Untuk membantu mencegah stunting kepada anak-anak, kata Jemi, kelompoknya membuat produk tambahan zat bergizi yang diolah secara alamiah seperti, bubuk kacang hijau, kacang kedelai dan jagung.

"Bahan-bahan ini yang diolah dan siap jadi, untuk dibagikan kepada anak-anak dan lansia di tempat KKN kami," ungkapnya

Ia menyampaikan, di tempat KKN, khususnya di RT 31, Desa Penfui Timur ada dua kelompok yang berasal dari jurusan yang berbeda. Maka dari jurusan yang berbeda ini dibentuk dalam kelompok guna dapat membagi ilmu dan terutama ilmu yang ada dapat diterapkan kepada masyarakat dilokasi KKN.

"Kami berharap, semoga dengan adanya program-program yang kami lakukan selama masa KKN ini, dapat membantu masyarakat," tuturnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved