Walikota Bogor Diperiksa

Bima Arya Jawab Tersandung Kasus Soal Tes Swab Rizieq Shihab, Diperiksa Penyidik Polres Bogor

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto memenuhi panggilan penyidik kepolisian, untuk memberikan keterangan terkait tes swab Rizieq Shihab.

Editor: Benny Dasman
(Repro Instagram@pradi_supriatna)
Ilustrasi Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto. Hari ini ia tegur RS Ummi yang dinilai halangi Satgas Covid-19 terkait pemeriksaan Habib Rizieq Shihab 

POS KUPANG, COM  - Aparat kepolisian bersikap dan bertindak tegas terkait langkah-langkah pengawasan protap kesehatan dalam rangka memutus mata rantai Covid-19. Hal ini juga yang dilakukan penyidik Polres Bogor terhadap Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto memenuhi panggilan penyidik kepolisian, untuk memberikan keterangan terkait tes swab Rizieq Shihab.

Lebih tepatnya, Bima Arya Bima diminta keterangannya terkait kasus laporan Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor terhadap Rumah Sakit Ummi.

Dengan aduan menghalangi dan menghambat upaya dalam menanggulangi penyakit menular terkait tes usap/tes swab Rizieq Shihab.

Bima Arya sempat berbincang dengan media usai menjalani pemeriksaan di Mapolresta Bogor Kota, Kamis (3/12/2020).

Bima Arya menilai, langkah hukum yang ditempuh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam kasus ini bisa dijadikan pembelajaran. Yaitu sejauh mana kewenangan yang harus dipahami baik pemerintah daerah, rumah sakit, dan pasien

Sehingga dia juga dapat memastikan apakah kewenangannya sudah sesuai. "Saya kira proses hukum ini sangat baik untuk memastikan apa semua sudah sesuai aturan.

Termasuk saya juga, apa sudah sesuai langkah.

Apa saya melampaui kewenangan atau tidak biar hukum yang bicara," ucap Bima Arya.

Bima menyatakan, ada 14 pertanyaan yang diajukan pihak penyidik kepada dirinya.

Kata Bima, semua pertanyaan penyidik berfokus kepada aspek aturan dan protokol kesehatan.

Ia pun menghormati proses hukum yang saat ini terus berjalan.

Dirinya juga siap jika harus diperiksa kembali oleh penyidik untuk melengkapi keterangan.

"Ada sekitar 14 pertanyaan yang fokus khusus terkait keberadaan Habib Rizieq.

Kita hormati proses hukum yang berjalan," ujar Bima.

Sebelumnya, Senin (30/11/2020), Polresta Bogor Kota telah melakukan pemeriksaan terhadap perwakilan MER-C dan jajaran direksi RS Ummi.

Mereka diperiksa atas laporan tersebut.

Selasa (1/12/2020), polisi kembali memeriksa enam orang lainnya, yaitu Ketua Pelaksana Satgas Covid-19 Kota Bogor, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Kepala BPBD Kota Bogor, pihak sekuriti RS Ummi, dan ahli epidemiologi.

Rizieq Shihab Akhirnya Angkat Bicara Soal Kondisi Kesehatannya

Rizieq Shihab akhirnya angkat bicara soal kondisi kesehatannya saat ini.

Hal itu ia ungkapkan ketika menghadiri reuni 212 yang digelar secara virtual, Rabu 3 Desember 2020.

Dalam acara tersebut, pria yang akrab disapa Habib Rizieq Shihab (HRS) itu terlihat mengenakan masker dan face shield.

Rizieq bicara dari Studio 2 yang terpisah dari para tamu lainnya.

Ia mengakui bahwa saat ini kesehatannya masih terus diobservasi. 

Mengingat dirinya baru saja keluar dari Rumah Sakit (RS) Ummi, Kota Bogor, Jawa Barat pada akhir November lalu.

"Saya juga ingin minta maaf kepada seluruh tokoh, habib, ulama, saya belum bisa bersilaturahmi untuk keliling."

"Karena memang saya dalam observasi untuk menjaga kesehatan saya dan keluarga atas saran tim medis," kata Rizieq seperti disiarkan akun YouTube Front TV via Kompas.com.

Saat ini Rizieq mengaku diminta untuk melakukan isolasi mandiri oleh tim medis.

Dalam masa pandemi Covid-19 saat ini, orang yang menjalani isolasi biasanya karena positif Covid-19 atau suspcet Covid-19 atau pernah berkontak dekat dengan pasien Covid-19.

Rizieq tidak menyebutkan apakah dirinya negatif atau positif Covid-19.

Menurut dia, permintaan isolasi itu karena dirinya sempat hadir di tengah kerumunan massa di Bandara Soekarno-Hatta, Petamburan, Tebet, dan Bogor.

"Akhirnya tim medis menyarankan ini bukan persoalan Covid-19 atau tidak Covid-19."

"Baik Covid-19 atau tidak Covid-19, dalam situasi crowded seperti itu, seharusnya mengkarantina diri atau mengisolasi diri," kata Rizieq.

Rizieq menambahkan, saat ini dia juga akan rutin melakukan pengecekan kesehatan sesuai saran tim medis.

"Sesuai saran mereka juga, secara berkala akan diperiksa dengan rapid tes, swab antigen, PCR, saya serahkan ke tim medis, silakan diperiksa sebaik-baiknya," kata dia.

Rizieq pun meminta maaf karena dia belum bisa melanjutkan safari berkeliling Indonesia dan menemui para tokoh.

Selain karena sedang isolasi, Rizieq membatalkan kunjungan ke daerah karena tak mau menimbulkan kerumunan massa simpatisannya.

Dalam kesempatan itu, ia pun meminta maaf atas kerumunan massa simpatisannya yang terjadi sejumlah tempat.

"Sekali lagi saya saya minta maaf apabila kerumunan-kerumunan tadi membuat keresahan atau membuat tidak nyaman atau sudah melakukan pelanggaran, itu di luar keinginan, dan tanpa kesengajaan," katanya.

Dipertanyakan

Kondisi kesehatan Rizieq memang dipertanyakan setelah ia beberapa kali hadir di tengah kerumunan massa simpatisannya.

Pada 21 November malam, aparat TNI, Polri, dan Satpol PP sempat mendatangi kediaman Rizieq Shihab di Petamburan untuk memintanya melakukan swab test.

Kapolsek Tanah Abang AKBP Singgih Hermawan menyebutkan, kedatangan aparat itu karena masyarakat bertanya-tanya soal kondisi kesehatan Rizieq.

"Karena masyarakat bertanya apakah Pak Habib Rizieq sakit atau enggak, makanya kami menyarankan beliau swab," ujar Singgih.

Namun, aparat TNI-Polri dan Satpol PP yang datang ke Petamburan tak langsung bertemu Rizieq.

Pesan agar segera melakukan swab test itu hanya disampaikan kepada orang dekatnya.

Dua hari setelah kedatangan aparat itu, FPI mengumumkan bahwa Rizieq Shihab sudah menjalani swab test dengan hasil negatif Covid-19.

Swab test disebut dilakukan pada 22 November. 

Swab test tersebut dilakukan oleh tim medis dari Hilal Merah Indonesia (HILMI) dan Mer-C. Istri, anak serta menantu Rizieq juga turut mengikuti tes swab tersebut.

Hasilnya disebut semuanya negatif Covid-19.

Masuk RS tetapi swab diam-diam

Tak lama setelah diklaim negatif Covid-19, Rizieq justru menjalani rawat inap di Rumah Sakit Ummi, Kota Bogor.

Rizieq dirawat di ruangan president suite setelah sebelumnya masuk ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) pada 25 November 2020.

Di RS itu, Rizieq disebut pihak keluarga telah menjalani swab test untuk Covid-19 yang dilakukan tim medis MER-C.

Namun, pemeriksaan itu memicu kontroversi karena tidak atas sepengetahuan pihak rumah sakit serta Satgas Covid-19 Kota Bogor.

MER-C juga tidak mempunyai laboratorium untuk pemeriksaan sampel Covid-19. Saat diminta untuk melakukan tes usap ulang oleh pihak RS Ummi dan Satgas Covid-19, keluarga Rizieq menolak. Tak lama setelah itu, Rizieq meninggalkan RS Ummi.

Direktur Utama RS Ummi Andi Tatat mengatakan, pihak rumah sakit telah menyarankan agar Rizieq menunggu hasil tes usap untuk Covid-19 yang telah dilakukan terhadapnya. Namun, pihak keluarga menginginkan agar Rizieq pulang.

"Pihak RS mengedukasi ke pasien dan keluarga mengenai pemeriksaan swab yang belum ada hasil, tapi keluarga tetap memilih opsi untuk pulang," ucap Andi.

Viral surat hasil swab test Rizieq 

Belakangan, foto surat keterangan hasil swab test yang tertulis atas nama Rizieq Shihab dengan hasil positif Covid-19 beredar di media sosial.

Dalam surat itu tertulis bahwa tes usap telah dilakukan pada 27 November 2020, dengan nomor registrasi 801127175.

Adapun validasi hasil telah dikeluarkan oleh MER-C dengan menyatakan bahwa hasil tes Rizieq dinyatakan positif Covid-19 pada 28 November 2020.

Namun, Ketua Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad membantah pihaknya telah mengeluarkan surat hasil tes usap Rizieq.

"Ya itu bukan dari MER-C," ujar Sarbini saat dikonfirmasi, Rabu kemarin.

Menurut Sarbini, hasil tes usap sejauh ini merupakan privasi yang telah diserahkan oleh MER-C langsung ke pihak keluarga Rizieq Shihab.

Namun, Sarbini membenarkan bahwa Rizieq telah menjalani tes usap sesuai dengan tanggal yang sama seperti tercantum dalam surat yang beredar itu.

(Tribunnewmaker.com/*)

Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul Bima Arya Jawab 14 Pertanyaan Penyidik Polres Bogor, Ditanya Soal Tes Swab Rizieq Shihab, https://manado.tribunnews.com/2020/12/04/bima-arya-jawab-14-pertanyaan-penyidik-polres-bogor-ditanya-soal-tes-swab-rizieq-shihab?page=4.

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved