Menkes Mulai Pembangunan RSUP di Kota Kupang
RSUP ini menurutnya adalah rekruitmen tenaga kerja seperti dokter dan perawat yang bisa diambil dari putera-puteri lokal asli NTT.
Penulis: Alfons Nedabang | Editor: Rosalina Woso
Menurutnya pembangunan di bidang kesehatan merupakan bagian integral dari pembangunan nasional. Diakuinya adanya pandemi covid mendorong kita untuk masuk ke peradaban baru. Peletakan batu pertama RSUP ini merupakan langkah awal menyesuaikan waktu yang berubah tersebut.
“Karena waktu berubah dan kita juga harus berubah di dalamnya,” pungkasnya.
Direktur Jenderal (Dirjen) Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Prof. Dr. dr. Abdul Kadir dalam laporannya menyampaikan nilai pekerjaan fisik pembangunan gedung RS UPT Vertikal di NTT sebesar Rp 350,2 miliar yang sumber pembiayaannya berasal dari pinjaman dari Bank Dunia.
Lahan yang disiapkan Pemprov NTT untuk pembangunan ini seluas 18 hektar yang akan digunakan untuk gedung utama, areal terbuka hijau, asrama, sarana pendidikan dan pelatihan serta rumah dinas.
Untuk tahap pertama akan dibangun di atas lahan seluas 26.500 meter persegi, dengan 212 tempat tidur serta dilengkapi dengan sarana pra sarana yang modern.
Baca juga: Ibu Syahrini Nyopir Mobil di Bromo, Lambaikan Tangan saat Difoto, Mertua Reno Barack Jadi Sorotan!
Baca juga: Sulitnya Dapat Logistik Bagi Korban Ile Lewotolok, Padahal Tinggal Hanya 30 Meter Dari Gudang
Baca juga: KPUD TTU Alami Kelebihan 1.311 Surat Suara
Rencananya proyek pembangunan RSUP ini akan selesai dalam 20 bulan, terhitung sejak Desember 2020 hingga Juli 2022 mendatang.
“Diharapkan paling lambat pertengah tahun 2022 RSUP ini sudah beroperasi,” pungkasnya.(*/Alfons Nedabang)