Wings Air Batal Terbang Perdana Kupang-Lewoleba Dampak Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Ini Kata Danang
ditutup pada 29 November 2020 pukul 12.58 WITA (Waktu Indonesia Tengah, GMT+ 08) hingga 16.00 WITA
Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
Wings Air Batal Terbang Perdana Kupang-Lewoleba Dampak Erupsi Gunung Ile Lewotolok, Ini Kata Danang
POS-KUPANG.COM | RUTENG---Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group menyampaikan informasi terkini berdasarkan pengumuman resmi dari otoritas bandar udara (notambahwa
operasional Bandar Udara Wonopito, Lewoleba di Pulau Lembata, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten
Lembata, Nusa Tenggara Timur (LWE) ditutup pada 29 November 2020 pukul 12.58 WITA (Waktu Indonesia
Tengah, GMT+ 08) hingga 16.00 WITA (sesuai operasional bandar udara).
Penutupan bandar udara adalah dampak dari erupsi dan aktivitas Gunung Ile Lewotolok. Sebagai informasi
penting, material abu vulkanik (volcanic ash) dapat merusak pesawat udara, sehingga membahayakan
penerbangan.
Sehubungan kondisi tersebut, dalam memastikan keselamatan dan keamanan (safety first), rencana layanan penerbangan perdana Wings Air yang dijadwalkan pada 30 November 2020 mengalami pembatalan (cancel
flight) terdiri dari, Penerbangan nomor IW-1994 Kupang – Lewoleba dan Penerbangan nomor IW-1995 Lewoleba – Kupang.
Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro menyampaikan itu dalam rilis yang diterima POS-KUPANG.COM, Selasa (1/12/2020).
Danang mengatakan, Kondisi terganggunya operasional dari akibat gunung meletus termasuk force majeure yaitu keadaan yang terjadi di luar kemampuan sumber daya manusia dan perusahaan.
Wings Air telah memberikan informasi kepada seluruh pelanggan (penumpang) yang terganggu perjalanannya dan memperbarui sesuai perkembangan.
Terkait pembatalan penerbangan tersebut, Wings Air memberikan solusi kepada seluruh pelanggan yang
terkena dampak, antara lain penjadwalan ulang keberangkatan di hari berikutnya (reschedule) dan melakukan pengembalian dana (refund) sesuai aturan yang berlaku.
Dikatakan Danang, Wings Air selalu memprioritaskan aspek keselamatan dan keamanan sehingga dampak yang kemungkinan timbul dari kondisi tersebut dapat diminimalisir dan diantisipasi sedini mungkin (lebih awal).
Wings Air bekerja sama dan berkoordinasi dengan otoritas penerbangan, pengelola bandar udara dan pengatur lalu lintas udara setempat.
Baca juga: Update Corona Sumba Timur - Chrisnawan : Jangan Senang Karena Zona Hijau
Baca juga: Prof Frans Salesman Sebut Pelaksanaan Debat Publik Putaran Ketiga di TTU Sesuai Ekspektasi
Baca juga: KPUD TTU Mulai Sortir Surat Suara, Begini Tujuannya
"Operasional penerbangan Wings Air akan menyesuaikan (melayani atau terbang kembali) menurut
keputusan otoritas bandar udara dan bandar udara tujuan dinyatakan aman untuk lepas landas serta
mendarat (safe for flight),"tutup Danang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pesawat-wings-air-saat-mendarat.jpg)