Breaking News:

Salam Pos Kupang

Solidaritas Untuk Lembata

GUNUNG Ile Lewotolok yang kembali erupsi, Minggu (29/11) pukul 09.45 Wita dan mengeluarkan material vulkanik

Solidaritas Untuk Lembata
Dok POS-KUPANG.COM
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - GUNUNG Ile Lewotolok yang kembali erupsi, Minggu (29/11) pukul 09.45 Wita dan mengeluarkan material vulkanik seperti debu, pasir dan batu kerikil menghujani 21 desa yang tersebar di wilayah Kecamatan Ile Ape dan Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata sungguh menyayat hati.

Betapa manusia tidak bisa apa-apa terhadap kuasa Sang Pencipta dan amukan alam. Sebanyak 4.483 warga mengungsi ke desa tetangga dan Kota Lewoleba.

Selain menggunakan kendaraan pribadi, warga dievakuasi dengan kendaraan yang disediakan pemerintah daerah.

Baca juga: Petani di Kamanasa Malaka Undang Simon Nahak Panen Jagung

Masyarakat NTT tentu dikagetkan dengan bencana alam yang dasyat ini. Karena pada situsasi yang sama pandemi Covid-19 di NTT semakin meningkat dan penanganya juga belum maksimal.

Bencana alam yang terjadi di lembata membuka mata batin kita sebagai warga NTT untuk bersatu hati dan kekuatan untuk saling mendukung satu sama lain, baik material maupun moril.

Warga masyarakat Lembata yang mengungsi menanti uluran tangan kita sebagai sesama manusia untuk saling memperhatikan dan melindungi.

Baca juga: Pagi Ini, Giring Ganesha akan Getarkan Panggung Kampanye Animo Di Prai Ijing Sumba Barat

Data Pos Kupang dari Dinas Sosial Kabupaten Lembata, saat ini, ada enam lokasi penampungan, yaitu Kantor Bupati lama dengan 3.671 jiwa, Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) 338 jiwa, dan Aula Koperasi Ankara 32 jiwa.

Selain itu, Aula Kelurahan Lewoleba Tengah 140 jiwa, Aula Desa Tapolangu 287 jiwa dan Aula Desa Baopana 15 jiwa. Jumlah tersebut mungkin akan terus bertambah, jika Gunung Ile Ape terus memuntahkan amarahnya.

Kita memberikan apresiasi kepada Bupati Lembata, Eliazer Yentji Sunur, yang telah mengambil langkah kontigensi darurat untuk mengurus para pengungsi erupsi gunung Ile Lewotolok.

Selain itu, pemerintah pusat dan provinsi NTT juga pasti tidak tinggal diam, dan masyarakat Lembata baik yang ada di NTT maupun di luar NTT akan mengerahkan segala macam cara, daya dan upaya untuk meringankan beban para pengungsi yang terkena dampak erupsi Gunung Ile Ape. Yah, solidaritas yang membangkitkan rasa persaudaraan, memupuk rasa kemanusiaan.

Halaman
12
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved