Berita Timor Leste

Timor Leste Bikin Banyak Negara Prihatin Sampai Memohon Berhenti Berhutang karena Hal Ini

Timor Leste negara yang telah merdeka dari Indonesia, namun kondisi ekonominya masih dalam kondisi mengkhawatirkan

Editor: Hasyim Ashari
Intisari
Bendera Timor Leste dan Australia. Timor Leste Bikin Banyak Negara Prihatin Sampai Memohon Berhenti Berhutang karena Hal Ini 

Timor Leste Bikin Banyak Negara Prihatin Sampai Memohon Berhenti Berhutang karena Hal Ini

POS-KUPANG.COM - Timor Leste negara yang telah merdeka dari Indonesia, namun kondisi ekonominya masih dalam kondisi mengkhawatirkan.

Kekayaan minyak yang melimpah nyatanya tak mampu membuat negara ini hidup dengan makmur.

Sementara itu, petiggi politik Timor Leste Xanana Gusmao berkeyakinan bahwa negara ini akan hidup makmur jika melakukan pembangunan skala besar.

Yaitu dengan mengembangkan ladang minyak dan pembangunan infrastruktur besar-besaran melalui proyek Tasi Mane.

Proyek ini dinilai sebagai jalan panjang Bumi Lorosae untuk mencapai kesejahteraan.

Namun, untuk melaksanakan proyek besar ini, negara itu membutuhkan investasi dari negara asing, dan mendapatkan pinjaman dana untuk melakukan pembangunan.

Sejauh ini China dan Australia adalah yang terdepan dalam memberikan pinjaman dana pada Timor Leste.

Meski demikian, justru banyak negara di dunia dan lembaga yang prihatin dengan utang Timor Leste sampai memberikan seruan untuk memintanya berhenti mengambil utang.

Menurut CADTM.org, pada 8 September 2011, organisasi internasional mendesak pemerintah Timor Leste untuk menjaga negaranya bebas utang.

Mereka meminta Timor Leste menahan diri dari meminjam uang, dan pemberi pinjaman internasional, untuk melindungi generasi mendatang.

Kelompok-kelompok tersebut berpendapat bahwa daripada mengulangi kesalahan negara berkembang lain yang telah bergumul dengan hutang selama beberapa dekade terakhir.

Timor Leste harus belajar dari pengalaman mereka, yang seringkali menimbulkan kesulitan besar pada rakyat mereka.

Surat tersebut memperingatkan bahwa, terlepas dari kekayaan minyak Timor-Leste saat ini:

"Ketika minyak dan gas Timor-Leste habis dalam waktu kurang dari 15 tahun, dan hutang masih harus dilunasi, anak dan cucu Timor-Leste akan menanggung akibatnya."

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved