Rabu, 3 Juni 2026

Tenaga Kesehatan di TTS Dapat Bantuan Paket Bahan Pangan Tambahan

Sebanyak 892 tenaga kesehatan ( Nakes) yang berstatus ASN maupun non ASN mendapatkan bantuan paket bahan pangan tambahan

Tayang:
Penulis: Dion Kota | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Bantuan paket bahan pangan tambahan kerjasama Kementerian Kesehatan dan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melky Laka Lena 

POS-KUPANG.COM | SOE - Sebanyak 892 tenaga kesehatan ( Nakes) yang berstatus ASN maupun non ASN mendapatkan bantuan paket bahan pangan tambahan.

Bantuan ini merupakan hasil kerjasama antara Kementerian Kesehatan dan wakil ketua komisi IX DPR RI, Melky Laka Lena. 892 paket bantuan ini disalurkan untuk dua rumah sakit dan 36 Puskesmas di Kabupaten TTS.

Maksi Nahak koordinator penyalur bantuan mengatakan, usai bantuan tiba, hari ini, Senin (30/11/2020) pihaknya langsung mulai mendistribusikan bantuan tersebut ke RSUD Soe dan RS Muder Ignacia Soe. Masing-masing mendapatkan 86 paket bantuan.

Baca juga: Kasus Pembunuhan di Nebe Akan Direkon, Ini Tujuannya

Sedangkan untuk 36 Puskesmas akan disalurkan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten TTS. Masing-masing Puskesmas mendapatkan alokasi 20 paket.

" Untuk RSUD Soe sudah diambil tadi, sedang unti RS Muder Iganasia sebentar saya antar langsung," ungkap Maksi.

Baca juga: 4.483 Warga Ile Ape Mengungsi Gunung Lewotolok Erupsi

Bantuan tersebut lanjut Maksi, merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap tenaga kesehatan yang berasa di garda terdepan dalam menangani persoalan virus Corona.

Dikatakan Maksi, Pak Melky Laka Lena selama ini memberikan perhatian khusus untuk Kabupaten TTS.

Selain bantuan paket pangan, Melky Laka Lena sebelumnya juga bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan menyalurkan bantuan APD guna mendukung para tenaga medis di TTS dalam menangani virus Corona di Kabupaten TTS.

" Bantuan ini merupakan wujud kepedulian pemerintah dan juga Pak Melky kepada para tenaga media di Kabupaten TTS," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melky Laka Lena, Jumat (23/10/2020) menyerahkan bantuan 400 unit alat swab antigen untuk Kabupaten TTS yang diterima langsung oleh Kadis Kesehatan Kabupaten TTS, dr. Irene Atte di GOR Nekmese Soe.

Swab antigen sendiri berfungsi seperti rapid tes antibodi untuk menditeksi apakah seseorang terpapar virus Corona atau tidak.

Namun bedanya, dalam swab antigen, sampel yang diambil adalah cairan tenggorokan, sedangkan dalam rapid tes antibodi menggunakan sampel darah.

Selain itu, swab antigen memiliki akurasi yang lebih tinggi dalam menditeksi seseorang terpapar virus Corona atau tidak jika dibandingkan dengan rapid tes antibodi. Jika hasil swab antigen reaktif, maka kemungkinan besar hasil tes Polymerase Chain Reaction (PCR) swab akan positif. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved