Pemkot Kupang Gelar Lomba Kelurahan Terbersih
Untuk pertama kali Pemerintah Kota Kupang menggelar lomba kebersihan antarkelurahan di Kota Kupang tahun2020
Penulis: Paul Burin | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Untuk pertama kali Pemerintah Kota Kupang menggelar lomba kebersihan antarkelurahan di Kota Kupang tahun2020. Lomba ini merupakan ide dari Walikota Kupang, Jefry Riwu Kore agar kota ini selalu bersih dan higienis.
Ketua Pemantau Lomba Kebersihan Antarkelurahan se-Kota Kupang, Yeri Padji Kana mengatakan hal ini ketika dihubungi Pos Kupang, Kamis (26/11/2020) malam.
Yeri mengatakan, Walikota Kupang Jefry Riwu Kore menginginkan agar kota ini dapat keluar dari status kota terkotor kelima di Indonesia. Jika dibanding dengan tahun lalu, kota ini menempati "rangking" tiga terkotor di Indonesia. "Pak Wali ingin mendorong warga kota ini untuk keluar dari predikat tak elok ini," kata Yeri yang juga Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Kupang ini.
Baca juga: 23 Pasien Positif Covid-19 di Belu Lakukan Isolasi Mandiri
Lomba ini kata Yeri tengah dilakukan. Panitia sudah mengantongi nama-nama kelurahan yang masuk nominasi. Pihak kecamatan kata dia yang mengirimkan nama-nama kelurahan itu.
Pada intinya kata Yeri, panitia akan memilih kelurahan terbersih dan kelurahan terkotor berdasar sejumlah kriteria penilaian. Dewan juri terdiri dari seorang akademisi, pemerhati lingkungan dan media massa. Selain itu pemerintah kota sebagai penyelenggara kegiatan ini ikut memberi penilaian. Yeri mengatakan obyektivitas akan tetap dijaga.
Baca juga: Mahasiswi FISIP Undana Jadi Bagian Dari Aksi Iklim UNICEF Indonesia Berawal dari Ini
Indikator penilaian kata Yeri, antara lain aspek kebersihan dan keindahan pada kelurahan itu. Menyangkut tatakelola persampahan, kebersihan pada pemukiman penduduk serta perparitan. "Panitia juga menilai keasrian taman, ruangan, kamar mandi dan WC pada kantor kelurahan," katanya. Khusus untuk masa Civid-19 ini panitia juga menilai apakah di tiap rumah penduduk dan kantor kelurahan menyediakan tempat cuci tangan serta beberapa kriteria lainnya.
Yeri mengatakan, panitia akan mengumumkan kelurahan terbersih dan terkotor pada HUT NTT, tanggal 20 Desember mendatang.
Pada tahun depan Yeri mengatakan, pengumuman lomba kelurahan terbersih akan dilakukan pada HUT Kota Kupang. Spiritnya kata dia, warga kota ini terus didorong untuk menjaga kebersihan kota sebagai suatu kewajiban. Jika kota ini makin bersih, maka otomatis penduduknya semakin sehat dan akan tercipta kedamaian antarwarga.
Sekretaris Pemantau Lomba Kebersihan Antarkelurahan, Hery da Costa, mengatakan, penilaian sudah dilakukan sejak pekan lalu. Tim telah meninjau langsung ke kelurahan-kelurahan yang masuk dalam nominasi itu.
Ia juga mengatakan bahwa penilaian dilakukan kepada warga di kelurahan yang atas kesadarannya menjaga kebersihan secara kontinyu. Bukan karena menjelang lomba antarkelurahan baru membersihkannya. (pol/adv)