Berita Nasional
Hina Brimob Kacung China, Turunkan Spanduk Rizieq Shihab, Pria ini Keringat di Badan 'Saya Menyesal'
Keringat penuh di badan AJ mengaku menyesal telah menulis unggahan yang menghina Korps Brimob itu.
"Motifnya masih kita dalami. Yang jelas Polresta menangani kasus UU ITE-nya," sebut Rachmat.
Meski begitu, kata Rachmat, proses hukum terus berlanjut walaupun yang bersangkutan sudah meminta maaf.
Adapun barang bukti yang diamankan oleh polisi berupa satu unit handphone milik AJ.
* Pangdam Jaya & Kapolda Metro Jaya akan tindak yang pasang kembali baliho Revolusi Ahlak Habib Rizieq Shihab.
Aksi Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman memerintahkan prajurit menurunkan baliho Front Pembela Islam ( FPI) menuai pro dan kontra.
Diketahui, ratusan baliho atau spanduk Revolusi Ahlak bergambar Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dicopot TNI.
Lantas, bagaimana jika warga berinisiatif memasang kembali baliho Habib Rizieq Shihab?
Warga yang berani memasang kembali baliho di jalanan, termasuk baliho bergambar pemimpin organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, akan mendapat tindakan tegas dari aparat Polisi dan TNI Jakarta.
Hal tersebut ditegaskan oleh Panglima Kodam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman di Markas Komando Daerah Militer (Kodam) Jayakarta, Cililitan, Jakarta Timur, Senin (23/11/2020).
Mayjen Dudung berjanji akan menangkap orang yang berupaya memasang kembali baliho bergambar pemimpin organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.
"Sudah pasti, nanti dengan Kapolda, kami tangkap," kata Dudung di Markas Komando Daerah Militer (Kodam) Jayakarta, Cililitan, Jakarta Timur, Senin (23/11/2020).
Dudung menambahkan, ia dan aparat gabungan tidak hanya fokus soal poster Rizieq Shihab.
"Kami menurunkan poster bukan FPI saja, bukan Habib Rizieq saja. Kalau poster yang lain melanggar, kami akan turunkan," kata dia.
Dalam kesempatan tersebut, hadir pula Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran.
Kedatangan Fadil ke Kodam Jaya untuk memperkenalkan diri sebagai Kapolda Metro Jaya yang baru.