Pembacokan di Ngada
Polisi Sebut Pelaku Pembacokan Sering Emosional di Kampung Were III
Aparat kepolisian Polres Ngada sebut pelaku pembacokan sering emosional di Kampung Were III
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
Aparat kepolisian Polres Ngada sebut pelaku pembacokan sering emosional di Kampung Were III
POS-KUPANG.COM | BAJAWA -- Warga Desa Were III Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada digegerkan dengan kejadian pembacokan terhadap seorang pelintas di desa itu.
Pelaku pembacokan adalah PJ (54) dan korban adalah Gregorius Ngoe (54) yang hendak melintas di wilayah Were III malam itu.
Korbanpun sekarat karena mengalami luka serius dibagian dagu dan luka besar dibagian pundak.
Baca juga: Tersangka Pembacokan Warga Ngada Diancam 5 Tahun Penjara
Kapolres Ngada, AKBP Rio Cahyowidi, S.I.K,M.I.K, menyatakan, saat mendengar adanya pembacokan tersebut warga setempat sempat memukul pelaku dengan sebatang kayu dan pelaku sempat pingsan.
Wargapun langsung membantu korban dan menghantar korban ke RSUD Bajawa guna untuk mendapatkan perawatan intensif.
Ia menyebutkan saat warga membantu korban pelaku sadar dan nampak beringas sehingga warga menghindar.
Baca juga: Tuan Rumah ETMC 2021, Petrus Gero Minta Jalan Kota Lewoleba Diperbaiki
Setelah melakukan aksi, tersangka melarikan diri kearah hutan.
"Pada pukul 23.00 Wita, tim gabungan Polres dan Polsek kemudian melakukan pengejaran, pada pukul 06.45 Wita," jelasnya Selasa (24/11/2020).
Ia menyebutkan tersangka berhasil diamankan di gubuk tersangka yang berada di dalam kebun tanpa ada perlawanan dan berlutut menyerahkan diri di lhadapan aparat yang mengepungnya dan
saat ini TSK sudah di amankan di Mapolres.
Ia menyebutkan pihaknya sedang mendalami motif kejahatan yang dilakukan dan berdasarkan informasi yang bersangkutan sering bertindak emosional di kampungnya. Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)