Rizieq Shihab Dikuatirkan Terkena Virus Corona,TNI Polri & Pol PP Bujuk Jalani Uji Swab Tapi Begini?

Namun, Rizieeq Shihab belum bisa melakukan uji swab. Petugas dari TNI Polri dan Pol PP yang dalam untuk melakukan uji swab juga belum berkesempatan be

Editor: Alfred Dama
Istimewa
Rizieq Shihab Dibujuk Jalani Uji Swab, 3 Pilar Sambangi Markas FPI. Tampak tiga pilar Tanah Abang sambangi kediaman Imam Besar FPI Rizieq Shihab di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat Sabtu (21/11/2020) malam. 

Rizieq Shihab Dikuatirkan Terkena Virus Corona,  TNI Polri dan Pol PP Bujuk Jalani Uji Swab Tapi Begini?

POS KUPANG.COM -- Kedatangan Rizieq Shihab yang disambut ribuan pendukung dan simpatisan langsung membuat cemas warga lantaran dikuatirkan penyebaran virus corona yang semakin luas

Namun, ketua Fron Pemelas Islam itu juga menggelar acara bogor dan kediamannya di Petamburan , Tanah Abang yang juga diikuti ribuan orang tanpa memperhatikan protokol kesehatan

Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shibab didatangi tiga pilar Tanah Abang. Kedatangan tersebut untuk mengajak Rizieq Shihab jalani uji swab.

Pihak Kapolsek Metro Tanah Abang ,  Kompol Singgih Hermawan membenarkan pihaknya bersama TNI dan Satpol PP menyambangi kediaman Rizieq Shihab di Jalan Petamburan III, Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Mereka menyambangi kediaman Rizieq pada Sabtu (21/11/2020) malam.

"Maksud kedatangan tiga pilar untuk bertemu Habib Rizieq Shihab namun yang bersangkutan tengah istrahat dan tidak menerima tamu," ujar Singgih Minggu (22/11/2020).

Baca juga: Indonesia dan Australia Diambang Perang Gegara Timor Leste, Kini Negara Baru Jadi Ancaman Australia

Baca juga: Foto Tubuh Kurus Kering di Nia Ramadhani saat Acara Ultah Ardie Bakrie Bikin Heboh, Penyakit Apa?

Baca juga: Inggrid Kansil Jadi Istri Muda Pejabat yang 27 Tahun Lebih Tua, Kini Huni Rumah Mewah Bak Istana

Baca juga: Gisella Anastasia Ngaku Tak Bangga dengan Apa yang Sudah Dilakukannya, Natisen Kasihan Gempi

Baca juga: Beda Agama Cinta 9 Tahun pun Putus dan Gagal Nikah, Ini Begini Kabar Mantan Pacar Dimas Seto

Para tiga pilar akhirnya hanya bertemu utusan Rizieq Shihab, Ustad Yono.

Kedatangan itu bertujuan untuk mengajak Rizieq Shihab menjalani uji swab.

Ajakan itu lantaran beberapa waktu lalu Rizieq Shihab sempat berkumpul di tengah keramaian.

Terlebih beberapa orang di antara kerumunan itu dinyatakan positif Covid-19.

"Uji swab bertujuan untuk memastikan apakah yang bersangkutan terpapar Covid-19 atau tidak maka harus tes swab," jelasnya.

Karena tidak dapat bertemu Rizieq Shihab, maka Ustad Yono akan menyampaikan pesan tersebut kepada sekretariat DPP FPI.

Rencananya Polsek Metro Tanah Abang juga akan koordinasi dengan Kecamatan Tanah Abang dalam melakukan langkah selanjutnya.

Diberitakan sebelumnya Lurah Petamburan Setiyanto dinyatakan positif Covid-19.

Ia dinyatakan positif usai jalani uji swab saat hendak diperiksa Polda Metro Jaya terkait kerumunan di Petamburan.

Setiyanto sempat terlihat di Jalan KS Tubun saat pengamanan kerumunan penyambutan kepulangan Rizieq Shihab Selasa (14/11/2020).

Aliansi Masyarakat Cinta NKRI melakukan unjuk rasa di Balai Kota DKI dan meminta Habib Rizieq Shihab untuk pergi dari Indonesia
Aliansi Masyarakat Cinta NKRI melakukan unjuk rasa di Balai Kota DKI dan meminta Habib Rizieq Shihab untuk pergi dari Indonesia (Istimewa)

Habib Rizieq Dipanggil Klarifikasi Kerumunan Kegiatan Megamendung, Polda: Penyidik Cari Alat Bukti

Habib Rizieq akan dipanggil untuk klarifikasi soal kerumunan pada kegiatan di Megamendung, Polda Jabar sebut penyidik cari alat bukti

Habib Rizieq Shihab bakal dipanggil Polda Jabar dalam waktu dekat untuk menjelaskan kegiatan di Megamendung yang mengundang kerumunan orang tersebut.

Namun, sebelumnya, polisi menyelesaikan pemanggilan klarifikasi terhadap pejabat dan perangkat daerah di Kabupaten Bogor serta panitia penyelenggara peletakan batu pertama di Megamendung.

"Nah ini yang akan kita dalami apakah Habib Rizieq Shihab (HRS) ini sebagai pemilik lokasi tersebut, atau yang bersangkutan diundang.

"Itu yang akan didalami, jadi diharapkan ke depannya (HRS) pasti akan dipanggil oleh penyidik untuk klarifikasi, jadi alur permasalahannya akan jelas," ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Sabtu (21/11/2020).

Erdi belum dapat memastikan kapan pemanggilan Rizieq ini dilakukan.

Pasalnya, saat ini klarifikasi terhadap pejabat Pemkab Bogor dan perangkat kewilayahan serta panitia acara belum rampung dilakukan.

Baca juga: Haris Azhar Diserang Netizen Usai Sindir Pangdam Jaya soal Habib Rizieq Tak Menyulut Perang

"Menunggu setelah yang saat ini dimintai keterangan sudah selesai, nanti penyidik akan gelar perkara apakah bisa dinaikkan ke penyidikan atau tidak dilihat dari hasil penyelidikan," kata Erdi.

"Karena penyidik harus menemukan dua alat buktinya, dan bisa menemukan perbuatan melawan hukumnya, niat jahatnya dalam konteks hukum ya," tambah Erdi.

Dikatakan, penyidik juga akan meminta keterangan ahli terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara peletakan batu pertama di Megamendung tersebut.

"Karena ini masalah situasi yang tidak normal, kita ketahui bersama pandemi Covid-19, nanti penyidik juga akan meminta keterangan ahli epidemiologi kalau tidak salah dari universitas terkemuka di jabar," katanya.

Seperti diketahui, Polda Jabar tengah melakukan pendalaman terkait kerumunan dalam kegiatan yang dilaksanakan di Markaz Syariah Pesantren Alam Agrokultural, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan yang dihadiri Habib Rizieq Shihab tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran protokol kesehatan

Baca juga: Pangdam Jaya Didukung Kapolda Metro Jaya Turunkan Baliho Habib Rizieq, Ini Kata Irjen Fadil Imran

Sejumlah pejabat dan perangkat wilayah di Kabupaten Bogor dimintai klarifikasi terkait kegiatan tersebut.

Dari 10 orang yang rencana dipanggil untuk diklarifikasi baru 8 orang yang sudah di klarifikasi Jumat (21/11/2020) kemarin.

Panggilan Klarifikasi

Sebelumnya polisi telah melakukan klarifikasi kepada 8 orang di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Jumat (20/11/2020) kemarin.

Klarifikasi ini mengenai kegiatan peletakan batu pertama yang dilaksanakan di Markaz Syariah Pesantren Alam Agrokultural, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Seperti diketahui, Rizieq Shihab hadir dalam kegiatan itu, namun belum diketahui apakah Rizieq merupakan undangan atau pemilik lokasi kegiatan tersebut.

Baca juga: Pangdam Jaya Sebut Bubarkan Saja FPI Bila Tidak Taat Aturan, Ini Penjelasannya

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan, penyidik mengklarifikasi 40 pertanyaan kepada 8 orang yang memenuhi panggilan kepolisian sejak pukul 10.00 WiB hingga malam kemarin.

Adapun pertanyaan yang diajukan seputar tupoksi dan sejauh mana mereka mengetahui adanya kegiatan tersebut.

Habib Rizieq Shihab
Habib Rizieq Shihab (via suar grid.id)

"Dari keterangan-keterangan yang diambil penyidik menanyakan seputar masalah tupoksi SOP dari masing-masing yang diminta klarifikasi, baik itu mengetahui atau tidak kemudian sebagai yang menjabat di dalam pemerintahan tau apa tidak," kata Erdi di Mapolda Jabar, Sabtu (21/11/2020).

Dalam klarifikasi itu, sebetulnya polisi berharap pihak panitia acara di Megamendung, Bogor, hadir memenuhi panggilan kepolisian untuk membuat terang kegiatan yang menimbulkan kerumunan yang diduga melanggar protokol kesehatan itu.

Erdi menyebut surat undangan klarifikasi sudah dipastikan diterima pihak panitia penyelenggara.

Akan tetapi, mereka tak memenuhi undangan kepolisian tanpa alasan yang jelas, karena polisi sendiri tak mendapatkan konfirmasi terkait ketidakhadiran mereka.

"Kemudian, ada dari yang kita harapkan dari pihak FPI (Front Pembela Islam) kebetulan ada dua yang harusnya diminta keterangan, dua tersebut diharapkan bisa menjelaskan terkait masalah undangan untuk melakukan peletakan batu pertama, kemudian dengan panitianya," kata Erdi

Pasalnya, ada yang menyampaikan bahwa Rizieq Shihab pemilik lokasi dalam kegiatan peletakan batu pertama itu, namun di sisi lain pun ada yang menyebutkan Rizieq hanya sebagai undangan.

"Di sini banyak yang menyampaikan lokasi (peletakan batu pertama) tersebut dimiliki oleh Habib Rizieq, ada juga yang mengatakan Habib Rizieq itu hanya diundang, diharapkan pada saat kemarin itu panitia khususnya dari FPI datang namun yang bersangkutan tidak datang," kata Erdi.

Baca juga: Diperiksa Lebih dari 12 Jam, Ketua Panitia Pernikahan Putri Habib Rizieq Dicecar 37 Pertanyaan

Mengingat hal tersebut, polisi berencana memanggil kembali beberapa orang yang tidak memenuhi panggilan kepolisian tersebut salah satunya panitia penyelenggara pada Selasa (24/11/2020) pekan depan.

Seperti diketahui, Polda Jabar tengah melakukan pendalaman terkait kerumunan dalam kegiatan yang dilaksanakan di Markaz Syariah Pesantren Alam Agrokultural, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan yang dihadiri Habib Rizieq Shihab tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Baca juga: Ketua Panitia Pernikahan Putri Habib Rizieq Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya

Sejumlah pejabat dan perangkat wilayah di Kabupaten Bogor dimintai klarifikasi terkait kegiatan tersebut.

(Wartakotalive.com/m24/Kompas.com/Kontributor Bandung, Agie Permadi)

Sebagian Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Rizieq Shihab Dibujuk Jalani Uji Swab, 3 Pilar Sambangi Markas FPI, https://wartakota.tribunnews.com/2020/11/22/rizieq-shihab-dibujuk-jalani-uji-swab-3-pilar-sambangi-markas-fpi?page=all.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved