Anak Buah Pangdam Jaya Mayjen Dudung dan Irjen Fadil Datangi Imam Besar FPI Habib Rizieq, Ada Apa?

Malam-malam Didatangi Anak Buah Mayjen Dudung dan Irjen Fadil, Kemana Imam Besar FPI Rizieq Shihab

Editor: Bebet I Hidayat
KOMPAS.com/POOL / REPUBLIKA / RAISAN AL FARISI
Anak Buah Pangdam Jaya Mayjen Dudung dan Irjen Fadil Datangi Imam Besar FPI Habib Rizieq, Ada Apa? 

Hal ini dilakukan agar orang orang yang berpotensi tertular Covid-19 segera bisa dideteksi.

Dari 77 orang yang dinyakan positif, 57 orang diantaranya merupakan hasil tes di Petamburan dan Tebet, Jakarta.

“Tentu dinkes sudah ada protapnya, ketentuannya, hasil tracing, dilanjutkan dari kontak tracing, dan treatment, semua ikut mekanisme aturan. Kami pastikan bahwa Dinkes terkait sudah mengerti aturannya, dan insya Allah kami lakukan secara baik dan profesional seperti sebelumnya,” ujarnya.

Bakal diperiksa polisi

Polda Jabar berencana akan memanggil Imam Besar Front Pembela Islam atau FPI, Rizieq Shihab untuk membuat terang kegiatan yang mengundang kerumunan orang tersebut.

Namun, sebelumnya, polisi menyelesaikan pemanggilan klarifikasi terhadap pejabat dan perangkat daerah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat serta panitia penyelenggara peletakan batu pertama di Megamendung.

"Nah ini yang akan kita dalami apakah Habib Rizieq Shihab (HRS) ini sebagai pemilik lokasi tersebut, atau yang bersangkutan diundang. Itu yang akan didalami, jadi diharapkan ke depannya (HRS) pasti akan dipanggil oleh penyidik untuk klarifikasi, jadi alur permasalahannya akan jelas," ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Pol Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Sabtu (21/11/2020).

Erdi belum dapat memastikan kapan pemanggilan Rizieq ini dilakukan

Baca juga: LINK & SINOPSIS Ikatan Cinta RCTI Malam Ini Minggu 22 November 2020, Rahasia Aldebaran Terungkap?

Baca juga: CUEK! Nia Ramadhani Pakai Baju Murah, Kemeja Harga Rp 20 Ribu, Pilih Habiskan Uang untuk Perawatan

Baca juga: China Pamer Rudal Balistik Baru Pembunuh Kapal Induk AS Tak Tinggal Diam, Laut China Selatan Panas

Pasalnya, saat ini klarifikasi terhadap pejabat Pemkab Bogor dan perangkat kewilayahan serta panitia acara belum rampung dilakukan.

"Menunggu setelah yang saat ini dimintai keterangan sudah selesai, nanti penyidik akan gelar perkara apakah bisa dinaikkan ke penyidikan atau tidak dilihat dari hasil penyelidikan," kata Erdi.

"Karena penyidik harus menemukan dua alat buktinya, dan bisa menemukan perbuatan melawan hukumnya, niat jahatnya dalam konteks hukum ya," tambah Erdi.

Dikatakan, penyidik juga akan meminta keterangan ahli terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara peletakan batu pertama di Megamendung tersebut.

"Karena ini masalah situasi yang tidak normal, kita ketahui bersama pandemi Covid-19, nanti penyidik juga akan meminta keterangan ahli epidemiologi kalau tidak salah dari universitas terkemuka di jabar," katanya.

Seperti diketahui, Polda Jabar tengah melakukan pendalaman terkait kerumunan dalam kegiatan yang dilaksanakan di Markaz Syariah Pesantren Alam Agrokultural, Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan yang dihadiri Habib Rizieq Shihab tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved