SOSOK Habib Rizieq Shihab Sebenarnya? Pimpinan FPI Balihonya Dicopot Pangdam Jaya.

Habib Rizieq adalah anak kelima dari lima bersaudara, ia lahir di Jakarta pada tanggal 24 Agustus 1965

Editor: Bebet I Hidayat
KOMPAS/ANTON WISNU NUGROHO
SOSOK Habib Rizieq Shihab Sebenarnya? Pimpinan FPI Balihonya Dicopot Pangdam Jaya. 

POS-KUPANG.COM - FPI yang dipimpim Rizieq Shihab sedang menjadi sorotan. Siapakah sosok Habib Rizieq Shihab Sebenarnya? Pimpinan FPI Spanduknya Dicopot Pangdam Jaya.

Setelah kepulangan pemimpin Front Pembela Islam / FPI kembali ke Indonesia, kini FPI ramai jadi perbincangan menyusul pernyataan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman terkait pencopotan baliho bergambar Rizieq Shihab.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman juga angkat bicara soal pernyataan pemimpin FPI Rizieq Shihab yang menyinggung TNI dan Polri.

"Terima kasih atas hujatan-hujatan HRS (Rizieq) terhadap TNI dan Polri. Kalau katanya sebagai imam besar, kalau dibilang sebagai kiai dan habib, karena habib dan kiai selalu baik, ucapan baik dan tindakan baik," kata Dudung menjawab pertanyaan wartawan usai apel pasukan di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2020).

"Kalau ucapan tidak baik, maka bukan habib itu. Saya ini orang Islam juga," sambungnya.

Dudung menegaskan, Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin.

Islam mengajarkan kasih sayang tak hanya kepada sesama umat manusia, tetapi kepada alam semesta.  

Oleh karena itu, ia merasa prihatin jika ada orang mengaku sebagai habib, tetapi berkata kasar dan menghina.

Terlebih lagi, perkataan itu dilontarkan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Saya sebagai orang Islam itu prihatin kalau ada seorang habib, peringatan Maulid Nabi, bahasa dan lisan kotor," katanya.

Dudung dalam kesempatan itu juga mengakui bahwa ia yang memerintahkan jajarannya untuk mencopot spanduk Rizieq Shihab.

Dudung menjelaskan, awalnya sejumlah petugas Satpol PP sudah menurunkan baliho yang dipasang tanpa izin itu. Namun, pihak FPI justru kembali memasang baliho-baliho tersebut.

Oleh karena itu, TNI turun tangan.

"Ini negara hukum, harus taat kepada hukum, kalau pasang baliho itu udah jelas ada aturannya, ada bayar pajaknya, tempatnya sudah ditentukan. Jangan seenaknya sendiri, seakan-akan dia paling benar, enggak ada itu," kata Dudung.

Dikutip dari Tribunnews.com, Rizieq Shihab sempat menyinggung pemberian hukuman terhadap prajurit TNI yang menyambut kedatangannya sepulang dari Arab Saudi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved