Breaking News:

Penanganan Covid

Nakes Puskesmas Oepoi Lakukan Swab, Ernest : Menekan Angka Covid Jangan Egois 

Suasana pelayanan di Puskesmas Oepoi tidak seperti hari-hari biasanya. Pagi tadi terlihat banyak kendaraan seperti motor dan mobil diparkir

POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Ernest Ludji 

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Suasana pelayanan di Puskesmas Oepoi tidak seperti hari-hari biasanya. Pagi tadi terlihat banyak kendaraan seperti motor dan mobil diparkir memenuhi halaman Puskesmas Oepoi.

Pagar pun tidak sepenuhnya dibuka, hanya bisa untuk akses keluar masuk satu orang saja. Sekitar pukul 10.00 Wita satu per satu orang mengenakan masker media keluar dari dalam Puskesmas menuju tempat parkiran motor dan langsung pulang.

Saat POS-KUPANG.COM, Sabtu (21/11/2020), mencoba menyanyakan pada salah yang baru saja keluar dari dalam Puskesmas terkait apakah pelayanan Puskesmas dibuka, ia menjawab tidak mengetahuinya. 

Baca juga: Pilkada Sumba Timur - Kris Praing - David Melo Wadu Unggul Survei oleh Indikator

Juru Bicara Gugus Tugas Kota Kupang, Ernest Ludji, mengatakan sejak pukul 09.00 Wita sedang berlangsung pengambilan sampel swab di Puskesmas Oepoi, karena ada tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19

Per kemarin, kata Ernest, di kota Kupang terjadi peningkatan 25 kasus positif Covid-19. Penambahan ini didapatlan dari hasil tracing atau penelusuran kasus terkonfirmasi terhadap kasus positif, klaster keluarga serta ada juga kasus anak. Umur produktif menominasi.

Baca juga: Saatnya DI Kodi Sumba Barat Daya Jadi Hamparan Sawah

Lanjutnya, klaster pelayanan publik terjadi penambahan, penambahan ini disebabkan oleh permintaan pimpinan kantor untuk melakukan tracing dan testing bagi 125 pegawai dengan tambahan 5 terkonfirmasi, 76 negatif dan 44 sampel masih menunggu hasil.

Kata Ernest, ada juga kasus baru pada tiga orang nakes terdiri dari satu dokter dan dua bidang dari Rumah Sakit dan Puskesmas. 

Semakin meningkatnya kasus positif Covid-19 di kota Kupang, membuat Wali Kota mengeluarkan perwali nomor 90 yang lebih tegas untuk diterapkan kepada seluruh masyarakat.

Perwali tersebut, kata Ernest, baru dan sementara diimplementasikan.  "Untuk mengatasi ini Pemerintah tak bisa berjalan sendiri. Saya seringkali menyampaikan Pemerintah, Media, Akademisi, Pelaku Usaha, Komunitas dan Masyarakat harus bersama-sama berkolaborasi menekan angka covid ini. Kalau semua jalan sesuai kewenangan maka bisa kita tekan bersama," tuturnya.

Ia mengatakan saat ini Pemerintah, termasuk TNI dan Polri melakukan tugasnya, media, akademisi pun demikian. Tapi kalau yang lain masih seakan-akan egois maka angka ini akan tetap naik.

Terkait perayaan hajatan ataupun pesta di kelurahan, ia meminta agar langsung mengkonfirmasi pada camat dan lurah.

Catatan Redaksi:

Mari bersama-kita lawan virus corona.  POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.  Ingat pesan ibu, 3M: Wajib memakai masker; Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan; Wajib mencuci tangan dengan sabun. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati).

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved