Breaking News:

Perencanaan 2021, Sumba Barat Terapkan SIPD

Kewajiban penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan Daerah ( SIPD) sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri

Perencanaan 2021, Sumba Barat Terapkan SIPD
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Kepala Bappeda Sumba Barat, Tituz Diaz Liurai, S.Sos, MM

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK - Kewajiban penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Perencanaan Daerah ( SIPD) sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 130/736/SJ Tentang Percepatan Penerapan SIPD, menjadi dasar Bappeda Kabupaten Sumba Barat bertekad menerapkan SIPD dalam penyusunan Perencanaan Anggaran Tahun 2021.

Dengan memanfaatkan waktu yang ada, sejak 28 Oktober 2020 lalu, saat libur nasional dan cuti bersama, Bappeda tetap masuk kantor guna memfasilitasi seluruh Perangkat Daerah (PD) Lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dalam pemutahiran dan penginputan Program Kegiatan sesuai Keputusan Mendagri No. 050-3708 Tahun 2020 dalam Aplikasi SIPD yang akan dilajutkan dengan penginputan RKA, KUA-PPAS sampai pada RAPBD.

Baca juga: Nikita Mirzani: Kantongi Bukti

Kepala Bappeda Kabupaten Sumba Barat, Titus Diaz Liurai, S.Sos, MM kepada POS- KUPANG.COM, Kamis (19/11/2020), menargetkan proses penginputan selesai pada minggu ketiga November sehingga segera diajukan untuk dibahas bersama dengan DPRD Sumba Barat.

Titus mengakui bahwa cukup banyak kendala dalam penggunaan SIPD, karena ini merupakan aplikasi yang baru, sehingga dibutuhkan waktu dalam penyesuaiannya. SIPD sendiri sesungguhnya telah digunakan oleh Bappeda sejak tahun 2019, saat itu adalah SIPD Bangda, yang kemudian tidak digunakan lagi dan muncul SIPD Kemendagri yang saat ini digunakan.

Baca juga: TNI Bersama Warga di Alas Utara Renovasi Rumah Adat Suku Makbukar

Lebih lanjut Titus memberikan klarifikasi atas isu yang berkembang selama ini bahwa Bappeda salah menerapkan aplikasi SIPD yaitu menggunakan SIPD Bangda, itu tidak benar.

Dia menjelaskan, SIPD yang diterapkan sekarang adalah SIPD Kemendagri dengan alamat sumbabaratkab.sipd.kemendagri.go.id, tetapi karena Sumba Barat tahun depan merupakan tahun terakhir RPJMD, maka tahapan yang harus dilakukan adalah menginput terlebih dahulu Program Kegiatan sesuai Permendagri 13 Tahun 2006 kemudian dilakukan mapping ke Permendagri 90 Tahun 2019 dan selanjutnya dilakukan pemutahiran berdasarkan Kepmen 050-3708 Tahun 2020.

Mengingat waktu yang disiapkan sangat singkat, maka dibutuhkan kerja ekstra semua pihak, namun Puji Tuhan atas dukungan dari semua Pimpinan PD/Unit Kerja semua berjalan dengan baik dan saat ini telah masuk pada tahapan penginputan RKA dan KUA PPAS.

SIPD terdiri dari 3 komponen yaitu Sistem Informasi Pembangunan Daerah, Sistem Informasi Keuangan Daerah dan Sistem Informasi Pemerintahan lainnya, yang ketiganya terintegrasi dalam satu system. Sehingga kedepan ada 2 Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yaitu TAPD Perencanaan dan TAPD Keuangan Daerah.

Sesuai arahan Permendagri 90 KUA PPAS tidak lagi merupakan produk TAPD Perencanaan tetapi merupakan produk TAPD Keuangan. Namun karena saat ini adalah masa transisi maka Produk KUA PPAS masih ditangani oleh TAPD Perencanaan.

Diakhir penjelasannya, Tituz menegaskan, karena system ini merupakan system baru maka diakui banyak terjadi kendala dan hambatan dalam pengimplementasiannya, namun berkat dukungan, kerja sama dan kolaborasi semua pihak, proses ini dapat berjalan dengan baik.

"Tahun ini kita baru menerapkan SIPD mulai dari penyusunan RKPD Tahun 2021, tetapi tahun depan kita sudah harus menerapkan RKPD mulai dari proses Musrenbang Dusun, Musrenbang Desa/Kelurahan, Musrenbang Kecamatan, Musrenbang Kabupaten, Pokok Pikiran DPRD, RKPD sampai pada APBD. Saya yakin jika system ini benar-benar diterapkan maka tugas Bappeda dan BKAPD menjadi lebih ringan dan kualitas dokumen perencanaan menjadi lebih baik," kata pria yang sedang mengikuti calon Sekda Sumba Barat ini.

Lanjutnya, pada setiap tahapan penginputan SIPD, Pjs Bupati Sumba Barat, Drs. Semuel Pakereng, M.Si , selalu melakukan pemantauan untuk memberikan motivasi dan memastikan seluruh perangkat daerah/unit kerja telah melakukan proses penginputan.

Beliau juga memberikan apresiasi kepada Bappeda dan BKPAD Kabupaten Barat yang sangat serius mengawal proses penginputan ini. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gerardus Manyella)

Penulis: Gerardus Manyela
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved