Berita Internasional

Belum Dilantik, Anak Buah Joe Biden Akan Tenggelamkan Semua Kapal Tiongkok di Laut China Selatan

Sebuah pernyataan mengejutkan dikemukakan sosok yang digadang-gadang akan menjabat sebagai Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS).

Editor: Benny Dasman
Joe Biden (The Independent)
Joe Biden 

POS KUPANG, COM -  Sebuah pernyataan mengejutkan dikemukakan sosok yang digadang-gadang akan menjabat sebagai Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS).

Orang kepercayaan presiden terpilih AS, Joe Biden tersebut bahkan membuat publik terutama pakar politik internasional syok.

Bagaimana tidak? belum juga dilantik menjadi pejabat, sosok ini mengisyaratkan akan memulai perang dunia III.

Calon potensial pemimpin Pentagon dari pihak Joe Biden itu mengklaim AS harus dapat menenggelamkan kapal perang China.

Bahkan ia menjanjikan apa yang akan dilakukannya jika terpilih itu hanya dalam waktu 72 jam saja.

Michele Flournoy, sebelumnya adalah seorang wakil menteri pertahanan dalam pemerintahan Obama.

Ia kini digadang-gadang akan dipilih Joe Biden menduduki kursi menteri pertahanan bila Biden telah dilantik.

Melansir dari Express.co.uk, Senin (16/11/2020) Flournoy mengatakan usaha pertama untuk menghancurkan China adalah dengan menempatkan sejumlah pasukan.

Dirinya bermaksud untuk menaruh banyak pasukan di kawasan Laut China Selatan

Hal itu sebagai langkah awal dalam usaha menghancurkan China.

Dalam tulisannya di jurnal Foreign Affairs awal tahun ini, Flournoy menyerukan peningkatan kehadiran angkatan laut Amerika di Laut Cina Selatan.

Dia mengatakan bahwa Washington kehilangan kemampuan untuk melawan agresi militer Beijing di perairan yang diperebutkan.

"Misalnya, jika militer AS memiliki kemampuan secara kredibel mengancam untuk menenggelamkan semua kapal militer, kapal selam, dan kapal dagang China di Laut China Selatan dalam waktu 72 jam, para pemimpin China mungkin berpikir dua kali sebelum, katakanlah, meluncurkan sebuah blokade atau invasi Taiwan; mereka harus bertanya-tanya apakah layak mempertaruhkan seluruh armada mereka,” tulis Flournoy.

Mengutip dari wawancara dengan Defense News, Flournoy mengungkapkan hal yang mengejutkan.

“Kita harus memiliki keunggulan yang cukup, yang pertama dan terpenting kita dapat mencegah China menyerang atau membahayakan kepentingan vital kita dan sekutu kita. Itu berarti tekad."

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved