Tingkatkan Akses Keuangan, BI NTT Beri Kelas Online Pelatihan SI APIK

melainkan juga para mahasiswa. Mereka nantinya bisa menjadi mengaplikasikan SI APIK dan meneruskan informasi ini juga ke masyarakat.

Penulis: F Mariana Nuka | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM / Intan Nuka
Kelas BI Online Volume 10 tentang Catatan Keuangan Usaha ala Milenial, Jumat (13/11/2020).    

Tingkatkan Akses Keuangan, BI NTT Beri Kelas Online Pelatihan SI APIK

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Dalam rangka meningkatkan UMKM dalam memahami pencatatan keuangan secara digital, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Nusa Tenggara Timur (BI KPw NTT) menyelenggarakan kelas online BI YES Volume 10 tentang SI APIK, Jumat (13/11/2020).

Bertajuk 'Catatan Keuangan Usaha ala Milenial', kelas online ini dilakukan secara virtual dan dikkuti oleh 360-an partisipan baik dari pelaku UMKM maupun mahasiswa di NTT.

Perwakilan BI NTT, Ferry Adhi Wibowo menjelaskan bahwa kelas BI Online telah dilakukan selama sepuluh kali dengan berbagai tema untuk memberikan dukungan bagi UMKM.

Di kelas terakhir ini, pihak BI berharap tak hanya UMKM saja yang tahu tentang pencatatan keuangan, melainkan juga para mahasiswa. Mereka nantinya bisa menjadi mengaplikasikan SI APIK dan meneruskan informasi ini juga ke masyarakat.

Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan atau dikenal SI APIK merupakan aplikasi keluaran Bank Indonesia untuk membantu masyarakat dan UMKM membuat catatan sederhana keuangan sehari-hari. "SI APIK membantu penggunanya membuat laporan keuangan secara simultan," kata Ferry.

Narasumber dalam kelas online tersebut, yakni Johannes Ndawa menjelaskan, tujuan pencatatan keuangan UMKM adalah agar UMKM mengetahui posisi keuangan usaha baik aset, kewajiban, laba, maupun rugi. Selanjutnya, sebagai alat yang mengkomunikasikan informasi keuangan kepada perbankan/IKNB/pihak yang berkepentingan untuk mengurangi asymmetric information dalam penyaluran kredit.

Jenis laporan keuangan terdiri atas neraca, laba/rugi, perubahan modal, dan arus kas. Kerapkali, pencatatan keuangan secara manual relatif kurang efisien, sehingga dibutuhkan tools untuk memudahkan proses pencatatan keuangan yang mampu menghasilkan laporan keuangan komprehensif.

Menjawabi kekurangan tersebut, Si APIK akan memudahkan pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan dan sebagai referensi ke bank dalam menganalisa kelayakan pembiayaan UMKM.

Tujuan dari SI APIK adalah meningkatkan akses keuangan, mendorong UMKM untuk naik kelas, dan mendorong produktivitas UMKM. Ada dua macam SI APIK yakni SI APIK Mobile (mobile based) dan SI APIK Desktop (web based). Aplikasi SI APIK Mobile dapat diunduh pada Google Playstore. Sementara ini, aplikasi ini sedang dikembangkan untuk dapat diunduh oleh para pengguna Iphone.

Ada lima fitur andalan SI APIK yang dikenal dengan istilah S-M-A-S-H. S atau Standar, yang mana SI APIK mengacu kepada Buku Pedoman Pencatatan Transaksi Keuangan bagi Usaha Mikro dan Kecil yang disusun oleh Bank Indonesia bersama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).

M atau Mudah, artinya SI APIK ini mudah diakses dan digunakan secara gratis. A atau Aman, artinya SI APIK memiliki fitur Backup dan Restore untuk melindungi agar data tersimpan dengan aman. S atau Sederhana, yakni proses pencatatan yang sederhana dan mudah dipahami hanya dengan memiliki pengetahuan dasar penerimaan dan pengeluaran.

Serta H atau Handal, yakni transaksi keuangan untuk berbagai sektor dan menghasilkan laporan keuangan yang lengkap dan akurat.

Baca juga: Ini Tanggapan Tim Penyusun Materi  Debat Paslon di Sumba Timur

Baca juga: Sumba Timur Masih Terkategori Zonah Merah Covid-19, Tiga Kecamatan jadi Fokus Perhatian, Mengapa?

Baca juga: Peduli Masalah Air Bersih Warga Dusun Beno, Perhimpunan INTI NTT kembali Berikan Donasi 

SiI APIK dapat digunakan untuk usaha perorangan dan badan usaha bukan badan hukum di sektor pertanian, jasa, perdagangan, manufaktur, perikanan tangkap, perikanan budidaya, dan peternakan. Langkah-langkah untuk mengoperasikan SI

APIK, yakni mengunduh SI APIK di Google Playstore, selanjutnya melakukan registrasi, dan menginput transaksi. Output SI APIK adalah laporan neraca, laporan laba/rugi, laporan arus kas, laporan tren, dan laporan rasio keuangan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Sumber: Pos Kupang
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved