Tiga Tahun, Desa Maubesi di TTU Dapat Bantuan 117 Rumah dari Kementerian PUPR

Tiga tahun, Desa Maubesi di TTU dapat bantuan 117 rumah layak huni dari Kementerian PUPR

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Wilayah Nusa Tenggara II, Yublina D Bungamemberi sambutan dalam acara syukuran BSBS Tahun 2020 di Desa Maubesi, Minggu (8/11/2020). 

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Pemerintah Desa Maubesi, Kecamatan Insana Tengah, Kabupaten Timor Tengah Utara ( TTU), selama tiga tahun berturut-turut mendapatkan bantuan sebanyak 117 unit rumah layak huni dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( Kementerian PUPR).

Rinciannya, pada tahun 2018 mendapatkan alokasi sebanyak 42 unit rumah, tahun 2019 mendapat 25 unit rumah, dan pada tahun 2020 mendapat 50 unit.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Desa Maubesi Finsensius Faumeni dalam kegiatan syukuran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSBS) Tahun 2020 di Desa Maubesi, Minggu (8/11/2020).

Baca juga: Pesona Bukit Galu Watu Sumba Barat, Bisa Lihat Muara hingga Samudera Hindia

Finsensius mengatakan, Kementrian PUPR hadir di Desa Maubesi sudah sejak tahun 2018 melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSBS). Pada tahun 2018 tersebut, Desa Maubesi mendapatkan alokasi sebanyak 42 unit rumah.

Selanjutnya, karena pada tahun 2018, pihaknya mengerjakan rumah tepat waktu, sehingga Kementerian PUPR kembali mengalokasikan 25 unit rumah untuk Desa Maubesi pada tahun 2019.

Baca juga: Ayu Ting Ting: Bantah Putus

"Semua rumah-rumah itu sudah dibangun, dan masyarakat sudah menempati rumah mereka. Tahun 2020 ini kita mendapatkan lagi 50 unit rumah. Semuanya juga sudah selesai dibangun. Dan masyarakat juga sudah menghuni rumah mereka," ungkapnya.

Meski sudah mendapat bantuan perumahan dari Kementerian PUPR selama tiga tahun, kata Finsensius, jumlah rumah tidak layak huni yang ada di desa Maubesi masih banyak sekira 300 unit.

"Oleh karena itu kami harapkan supaya tidak bosan bosan untuk membantu kami, karena masih ada 300 unit rumah yang tidak pantas untuk masyarakat huni," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Wilayah Nusa Tenggara II, Yublina D Bunga mengungkapkan perumahan merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia setelah sandang dan pangan.

Oleh karena itu, kata Yublina, pemerintah melalui Kementrian PUPR memberikan perhatian yang khusus untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat khususnya masyarakat yang berpenghasilan rendah.

"Memang dananya sangat kecil sekali karena hanya Rp. 17,5 juta saja dengan ukurannya 36 meter persegi. Tetapi dengan dana yang kecil tidak membuat kita patah semangat. Kita harus semangat mengerjakan rumah," ujarnya.

Yublina berharap, masyarakat penerima program dapat menjaga dan merawat rumah yang sudah dibangun tersebut sehingga nanti tetap kelihatan rapi dan indah.

"Jadi walaupun rumah kita kecil, tetapi kalau kita rawat, maka kita senang tinggal dalam rumah," ungkapnya.

Yublina menambahkan, tidak menutup kemungkinan pada tahu 2021 mendatang, pemerintah desa Maubesi mendapatkan bantuan perumahan lagi. Hal itu karena pada tahun 2021 pemerintah daerah sudah mengusulkan sebayak 1000 unit.

"Kami tidak menjanjikan, semoga dengan usulan ini, Desa Maubesi mendapatkan rumah lagi," ungkapnya.

Yublina mengungkapkan, pemerintah melalui Kementrian PUPR membangun 350 unit rumah di Kabupaten TTU tahun 2020 ini, yang dibangun di sejumlah desa yang ada di Kabupaten TTU.

Rinciannya, Desa Nonotbatan sebanyak 50 unit, Maukabatan 47 unit, Oepuah Utara 27 unit, Napan sebanyak 63 unit, Haumeniana 63 unit, Benpasi 50 unit, dan Maubesi 50 unit. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved