Breaking News
Rabu, 29 April 2026

Pelajar SMP di Sikka Ini Dikeroyok Hingga Terluka, Pelakunya Bukan Orang Sembarangan

Kasus pengeroyokan kembali menimpa Pelajar SMP bernama Nikolaus Nurak (17), warga Kilawair, Dusun Kilawair, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka

Tayang:
Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Korban Pengeroyokan di Watudiran, Kecamatan Waigete, Sikka 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE-Kasus pengeroyokan kembali menimpa Pelajar SMP bernama Nikolaus Nurak (17), warga Kilawair, Dusun Kilawair, Desa Watudiran, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka, Minggu (8/11/2020) malam.

Nikolaus dikeroyok di jalan raya Watudiran tepatnya di depan Kios Saudara Susar di Kilawair, R/ 07/RW 05, Dusun Kilawair, Desa Watudiran.

Para pelaku penggeroyokan yakni pertama, Ar (35) yang menjabat Sekertaris Desa dan tinggal Kloangaur, Dusun Kloangaur, Desa Watudiran, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka.

Baca juga: Kabupaten Malaka dapat Jatah 1.000 Bidang Tanah dalam Program PTSL

Kedua, Pu (30), Kepala Dusun Kloangaur, alamat Kloangaur, Dusun Kloangaur, Desa Watudiran, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka.

Ketiga, Ge (28), petani yang tinggal Kloangaur, Dusun Kloangaur, Desa Watudiran.

Keempat, So (25), petani yang tinggal Kloangaur, Desa Watudiran.

Baca juga: Gadis Ruteng Tembus 30 Besar Ajang Pop Academy Indosiar, Zeth: Chelsea Kebanggaan Manggarai

Sementara saksi dalam kasus ini ada tiga orang yang diidentifikasi polisi.

Data dari Polsek Waigete dan Polres Sikka yang diperoleh POS-KUPANG.COM di Maumere, Senin (9/11/2020) siang menjelaskan, pada Minggu tanggal 08 November 2020 sekira pukul 20.00 wita bertempat di jalan raya tepatnya di RT 07 / RW 05, Dusun Kilawair, Kecamatan Waigete telah terjadi tindak Pidana penggeroyokan.

Di mana korban pergi ke kios untuk membeli rokok.

Setibanya di kios korban bertemu dengan para pelaku yang sedang duduk berkumpul. Tiba-tiba para pelaku menghampiri korban dan melakukan Pengeroyokan terhadap korban dengan cara memukul dan menendang hingga korban terjatuh ke tanah yang mengakibatkan korban mengalami luka lecet pada bagian kaki, bengkak pada bagian pipi kiri serta terasa sakit pada seluruh badan. Atas kejadian tersebut, korban mendatangi SPKT Polsek Waigete guna melaporkan masalah tersebut untuk ditindaklanjuti.

Atas laporan ini polisi telah menerima laporan dan mencatat identitas para pelaku dan saksi, serta membawa korban untuk di visum di Puskesmas Waigete serta membuat laporan polisi serta Visum Et Repertum. Hingga saat ini para pelaku belum diamankan karena melarikan diri dan dalam pencarian anggota Polsek Waigete. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved