Penanganan Covid

Ini yang Dilakukan Gugus Tugas Covid-19 Sumba Timur Ketika ada Penambahan Kasus

Inilah yang dilakukan Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sumba Timur, dr. Chrisnawan Try Haryantana dan Kabid P2P Dinas Kesehatan Sumba Timur, Jonker Telnoni, S.KM 

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Inilah yang dilakukan Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur melalui tim tracing menyusul adanya tambahan tiga kasus positif Covid-19.

Hal ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas, dr. Chrisnawan Try Haryantana, Kamis (5/11/2020).

Menurut Chrisnawan, adanya penambahan tiga kasus positif, maka tim tracing langsung melakukan pelacakan dengan semua orang yang diduga pernah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Otoritas Pelabuhan Diharapkan Ketat Awasi Pelaku Perjalanan

"Ada tiga tambahan kasus itu, masing-masing pasien dua pasien yang pernah kontak erat dengan pasien positif Covid-19 sebelumnya. Sedangkan ada satu pasien yang dinyatakan reaktif rapid test. Karena itu, kita lakukan pelacakan untuk mencari lagi kontak erat," kata Chrisnawan.

Chrisnawan mengatakan, adanya penambahan tiga kasus positif,maka total kasus di Sumba Timur mencapai 30 kasus, dengan rincian 19 kasus sembuh, dua meninggal dunia dan sembilan dalam perawatan.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Terus Bertambah SMAN 1 Waingapu Kembali BDR

Dijelaskan, dari tiga tambahan kasus itu, satu pasien merupakan kontak erat dengan klaster PT. MSM yang berdomisili di Desa Wanga, Kecamatan Umalulu , satu kontak dengan klaster dari Papua berdomisili di Kelurahan Matawai, Kota Waingapu dan satu orang pasien yang reaktif rapid test.

"Satu orang yang reaktif rapid test itu, bukan merupakan pelaku perjalanan dan juga bukan merupakan kontak erat dengan pasien positif. Pasien ini berdomisili di Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu," katanya.

Dikatakan, pasien yang reaktif rapid test tersebut, setelah ditelusuri, ternyata suaminya yang sering bepergian keluar daerah yakni ke Surabaya.

"Karena itu, saya sudah minta tim tracing agar menghubungi keluarga yang bersangkutan supaya menginformasikan kepada suami dari pasien tersebut agar melakukan pemeriksaan di Surabaya sebelum kembali ke Sumba Timur," katanya.

Untuk diketahui,total pasien positif Covid-19 ada 30 orang,19 orang telah sembuh, dua orang meninggal dunia dan sembilan orang dalam perawatan.

Sampel yang selama ini diambil dan diperiksa sebanyak 1.235 sampel. Dari jumlah itu, 1178 sampel dinyatakan negatif dan 39 sampel positif serta 18 swab belum ada hasil.

Catatan Redaksi:
Bersama-kita lawan virus corona. POS-KUPANG.COM mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 3M: Wajib memakai masker;
Wajib menjaga jarak dan menghindari kerumunan; Wajib mencuci tangan dengan sabun. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved