Breaking News:

Salam Pos Kupang

Gunakan BLT Bangkitkan UMKM

PANDEMI Covid-19 yang menyebar di lebih dari 100 negara di dunia benar-benar telah meluluhlantakkan roda perekonomian

Gunakan BLT Bangkitkan UMKM
Dok POS-KUPANG.COM
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - PANDEMI Covid-19 yang dimulai sejak awal 2020 dan menyebar di lebih dari 100 negara di dunia benar-benar telah meluluhlantakkan roda perekonomian dunia, termasuk perekonomian Indonesia.

Badan Pusat Statistik (BPS) pada awal Agustus 2020 merilis angka pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II-2020 sebesar minus 5,32 persen dibandingkan triwulan II-2019. Dibandingkan dengan triwulan I-2020 angkanya minus 4,19 persen.

Minusnya pertumbuhan ekonomi sebagaimana dirilis BPS memang masuk akal. Sebab sejak pandemi Covid-19 itu muncul, seluruh energi lebih dicurahkan untuk mencegah berkembangnya virus corona atau Covid-19 ini.

Baca juga: Wings Air Akan Layani Rute Kupang-Ruteng, Pjs Bupati Sony: Ini Menjawab Harapan Masyarakat

Akibat perhatian terkonsentrasi pada penanganan Covid-19, skenario pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi porakporanda. Sebab 35 persen anggaran di masing-masing kementerian atau lembaga untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi lewat proyek-proyek-strategis pemerintah dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Tak hanya proyek pemerintah. Perusahaan swasta pun juga terkena imbas dari virus corona ini. Banyak perusahaan swasta yang terpaksa merumahkan karyawannya karena sudah tidak bisa lagi bernafas.

Sebab pendapatannya lesu sejak pandemi Covid-19. Atau kalaupun ada perusahaan tertentu yang masih berusaha survive di tengah pandemi Covid-19, mereka mengeluarkan kebijakan memotong sebagian gaji karyawannya.

Baca juga: SARJANA MILENIAL (Catatan Lepas untuk Sarjana Milenial Pasca Wisuda)

Tak hanya perusahaan berskala besar. Usaha berskala kecil seperti usaha mikro kecil menengah ( UMKM) juga terkena dampaknya.

Banyak usaha dari pelaku UMKM yang akhirnya gulung tikar lantaran usahanya sepih. Tidak ada pembeli karena daya beli masyarakat lemah. Masyarakat hanya menyisihkan uang untuk membeli kebutuhan pokok (makan dan minum) untuk bisa bertahan hidup.

Untuk memulihkan kembali perekonomian nasional di tengah pandemi Covid-19, Presiden Joko Widodo ( Jokowi) meluncurkan program pemulihan ekonomi nasional dengan memberikan bantuan langsung tunai ( BLT) kepada para pelaku UMKM senilai Rp 2,4 juta.

Bantuan stimulus ini diberikan agar para pelaku UMKM yang lesu di tengah pandemi Covid-19 itu bisa bangkit kembali memulai atau melanjutkan usahanya.

Kita berharap BLT Rp 2,4 juta yang diberikan oleh pemerintah ini tidak disalahgunakan oleh para penerima. Tapi benar-benar digunakan secara baik oleh penerima sesuai harapan pemerintah dalam hal ini presiden sebagai pemberi bantuan sehingga tujuan dari pemberian bantuan ini dapat tercapai. (*)

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved