Kristina Senang Dapat Bantuan UMKM, Tambah Modal Usaha
Ditanyai sejak kapan menggeluti usaha tenun kain Sumba, Kristina mengatakan, dirinya menggeluti usaha tenun ikat sejak tahun 1995 l
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Rosalina Woso
Kristina Senang Dapat Bantuan UMKM, Tambah Modal Usaha
POS-KUPANG.COM|WAINGAPU -- Kristina Konga Kupang warga RT 09/RW 03, Kelurahan Mauliru, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur senang dan berterima kasih kepada pemerintah karena memberi bantuan dana. Bantuan dana itu akan dimanfaatkan untuk penambahan modal usaha.
Kristina Konga Kupang yang ditemui saat mengambil dana di BRI Cabang Pandawai, Selasa (3/11/2020) mengatakan, adanya bantuan itu, maka dirinya akan menggunakan untuk peningkatan modal usaha tenun ikat.
"Saya akan menggunakan untuk menambah modal usaha seperti memberi benang dan juga kebutuhan lain untuk membuat kain tenun ikat," kata Kristina.
Ditanyai sejak kapan menggeluti usaha tenun kain Sumba, Kristina mengatakan, dirinya menggeluti usaha tenun ikat sejak tahun 1995 lalu sampai sekarang.
"Saya punya usaha tenun ikat, karena itu bantuan yang saya dapat ini untuk tambah modal usaha. Saya akan pakai benar untuk modal usaha tenun," kata Kristina.
Tentang dari mana dirinya tahu jika ada bantuan tersebut, ia mengatakan, dirinya mengetahui adanya bantuan usaha tersebut, ia mengatakan, dirinya mengetahui ketika berada di pegadaian.
"Saya ke pegadaian untuk gadai kain tenun, baru ada yang tanya saya, maka sudah pernah dapat bantuan atau belum. Saya jawab belum, kemudian petugas minta KTP saya dan cek, ternyata nama saya ada sehingga diberi memo dari pegadaian untuk datang ambil di BRI," katanya.
Kristina mengakui, selama ini dirinya tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah, baik itu dana PKH , Bantuan Sosial Tunai maupun Bantuan Sosial beras.
"Karena itu, adanya bantuan ini saya berterima kasih, sebab di saat Corona seperti sekarang tapi pemerintah masih memperhatikan mereka," ujarnya.
Wori Hana, warga Kambatatana , Kecamatan Pandawai yang ditemui mengatakan, sudah berada di BRI Cabang Pandawai sejak pukul 04.00 diri hari untuk mengambil nomor antrean.
"Saya juga usaha tenun ikat dan nama saya ada juga untuk mendapatkan bantuan usaha.
Bantuan yang akan saya dapat ini juga akan dipakai untuk menambah modal usaha," kata Wori Hana.
Kristina Anahutar, warga Mauliru lainnya mengatakan, sangat senang karena mendapat dana bantuan pemerintah untuk usaha mikro.
"Saya tidak tahu ada bantuan ini, tapi ada adik yang datang ke BRI untuk cek, katanya ada nama saya. Karena itu, saya diminta ke bank untuk isi data," kata Kristina
Dia mengatakan, dirinya mulai menggeluti usaha sejak tahun 2017.
Baca juga: TTS Kembali Merah, Tiga Warga Positif Corona Satu Dengan Komorbid
Baca juga: 6.062 UKM di TTS Dapat Bantuan Modal Pengembangan Usaha Mikro
Baca juga: Ruang Gerak Kalangan Media pada Debat Paslon di Malaka Dibatasi
"Kalau kerja mulai tahun 2010 yakni pada saat sudah berkeluarga, kemudian tahun 2017 , saya mulai usaha sendiri," ujarnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/warga-antre-di-kantor-cabang-bri-pandawai-kabupaten-sumba-timur.jpg)