Breaking News:

183 Warga Segera Terima Dana Rehab Rekon, Info

Karena tidak lama lagi dana Rehab Rekon (RR) akan dicairkan dan segera diberikan kepada warga guna perbaikan hunian mereka.

inta
Jemy Didok 

183 Warga Segera Terima Dana Rehab Rekon

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- 183 warga pemilik rumah yang rusak diterap angin kencang sejak Juli tak perlu merasa cemas. Karena tidak lama lagi dana Rehab Rekon (RR) akan dicairkan dan segera diberikan kepada warga guna perbaikan hunian mereka.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Jemy Didok, kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (3/10), mengatakan hari ini Bendahara kantor sudah menyelesaikan administrasi dengan keuangan. Bila selesai maka besok atau lusa dana RR sudah cair.

Karena proses keuangan agak sedikit mandek karena kesalahan teknik, jadi sekira 183 rumah yang selesai diverifikasi belum bisa memberikan dana tersebut.

"Tapi bukan berarti bahwa kami sengaja untuk mempersulit masyarakat, hanya karena persoalan teknim di keuangan. Hari ini kami sudah mendapatkan sinyal baik di keuangan. Kalah besok sudah selesai, kami sudah bayar untuk 183 rumah. Sedangkan untuk kejadian di Bello baru terjadi belum bisa dibayarkan karena tidak ada uang lagi," tuturnya.

Dana RR ini akan diberikan pada 183 warga yang rumahnya diterap bencana angin kencang sejak Juli, sehingga kejadian bencana yang baru-baru saja terjadi seperti di Kelurahan Bello belum masuk dalam data 183 tersebut. Sedangkan untuk Oktobe hingga Desember, anggaran RR maupun logistik sudah tidak ada lagi.

"Kemarin di anggaran perubahan, kami tidak dapat anggaran untuk antisipasi dua bulan kedepan. Kemarin kejadian di Bello kita hanya bisa berikan bantuan logistik dan terpal pada warga yang bersangkutan. Kita data tapi untuk sementara uangnya belum ada, karena dana RR kal ini sudah ploting pas 183 rumah," terangnya.
183 rumah warga rusak yang akan menerima dana RR ini tersebar di beberapa kelurahan, diantaranya di kelurahan Bello, Manulai, Manutapen, Penfui, Liliba, Penkase Oeleta, TDM, Airnona, Batu Plat.

Bantuan dana RR ini mengacu pada peraturan BNPB dan Perwali. Jadi dana RR dibagikan dalam tiga kategori yaitu rusak ringan Rp 2,5 juta, rusak sedang Rp 5 juta dan rusak berat Rp 7 juta.

"Dana ini sifatnya untuk merangsang membangun kembali rumah yang rusak. Kita memberikan uang tunai tapi kita meminta pertanggungjawaban dari mereka apa saja, karena nanti tim kami dari bidang RR akan turun verifikasi berdasarkan kategori," tuturnya.

Ia berharap bantuan ini bersifat darurat namun bisa dipergunakan secara baik untuk memperbaiki rumah yang rusak akibat angin kencang. Jangan sampai dipergunakan untuk hal yang lain.

Tujuannya untuk merangsang kembali masyarakat membangun kembali rumah yang rusak. Tapi tidak secara keseluruhan karena APBD tidak mencukupi. Karena saat verifikasi ada juga mengalami kerusakan hingga puluhan juta.

Baca juga: Belajar TVRI SD Kelas 4-6 Rabu 4 November 2020, JAWABAN Soal Pengawetan Makanan, Materi TVRI

Baca juga: Kristina Senang Dapat Bantuan UMKM, Tambah Modal Usaha

Baca juga: TTS Kembali Merah, Tiga Warga Positif Corona Satu Dengan Komorbid

Namun memberikan ini sifatnya darurat dan tidak secara keseluruhan sesuai dengan peraturan.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati).

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved