Cegah Kecelakaan, Mobil Tanki Air Berstiker Layak Beroperasi

Pemerintah akan bertindak tegas pada mobil tanki yang tidak lolos tes KIR, namun tetap memaksa untuk beroperasi melayani masyarakat.

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Rosalina Woso
Pos Kpg.Com/Yen
Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore 

Cegah Kecelakaan, Mobil Tanki Air Berstiker Layak Beroperasi

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Saat ini kota Kupang mengalami musim kering dan kekurangan air bersih. Permintaan warga kota akan air tanki pun meningkat drastis untuk memenuhi kebutuhan air mereka.

Selain itu kecelakan maut beruntun yang terjadi belum lama ini di Kota Kupang, menjadi perhatian serius pemerintah Kota Kupang.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore, mengatakan untuk itu Pemkot akan melakukan berbagai upaya agar mobil tanki yang melayani warga benar-benar layak operasi. Rencananya pemerintah akan memasang atau menandai mobil tanki yang layak beroperasi dengan stiker.

Stiker ini akan dipasang setelah mobil-mobil tanki diwajibkan melakukan tes KIR untuk mengetahui kelayakan operasi.

"Pemerintah akan memeriksa mobil tanki yang beroperasi di Kota Kupang untuk melakukan tes KIR mengetahui kelayakan beroperasi. Setelah dinyatakan KIR barulah dipasang stiker itu," tuturnya.

Ia juga mengatakan, dengan ditandainya stiker itu pada masing-masing mobil tanki, maka mudah dalam melakukan pengawasan, sehingga bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Ia menekankan Pemerintah akan bertindak tegas pada mobil tanki yang tidak lolos tes KIR, namun tetap memaksa untuk beroperasi melayani masyarakat.

"Masyarakat juga wajib tahu, agar bisa memesan air pada mobil-mobil tanki yang dianggap layak. Bagi yang tidak lolos tes KIR, tidak diizinkan beroperasi. Bagi yang tidak lolos KIR, wajib melengkapi kwalitas mesin atau lainnya," ujarnya.

Ia meminta, agar dinas terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Kupang segera melakukan tes KIR dan mennsosialisasikan kepada masyarakat tentang hal ini.

Berdasarkan aturan kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere seharusnya semua mobil angkutan umum, termasuk mobil tanki wajib melakukan tes KiR setiap enam bulan sekali di sebuah unit kerja, TKB Bello. Tes itu untuk mengetahui layak tidaknya angkutan umum beroperasi.

"Dalam tes itu, akan diketahui kondisi mesin dan lainnya. Jika dinilai tidak layak beroperasi maka pemilik mobil itu wajib menggantinya dan melakukan tes KIR ulang. Tes KIR iniv, sebenarnya sudah tertera dalam aturan baku saat membeli setiap kendaaran. Namun selama ini sering diabaikan para sopir maupun pemilik angkutan," tuturnya.

Oleh sebab itu, kata Bernadinus, perlu dilakukan penegakan-penegakan, agar bisa menjamin kelayakan operasi setiap mobil tanki di wilayah Kota Kupang. Pihaknya, akan dengan tegas mewajibkan semua mobil tangki melakukan tes KIR ini.

Ia mengatakan dalam waktu dekat, Dinas Perhubungan, akan melakukan penertiban mobil tanki yang beroperasi di wilayah Kota Kupang.

Penertiban ini untuk menjamin kelayakan beroperasi kendaraan mobil tanki dalam upaya memastikan keselamatan masyarakat dan juga para pengemudi mobil tanki.

Penertiban itu bertujuan untuk mengetahui kelengkapan surat-surat kendaraan, izin serta kelayakan operasi. Masing-masing lembaga akan melakukan pegecekan sesuai tupoksi.

Pihak kepolisian menertibkan surat kendaraan, sementara Dishub kota mengecek kelayakan operasinya.

Baca juga: KUNCI JAWABAN Tema 4 Kelas 6 SD Hal 107-111 Buku Tematik Subtema 3 Berpikir Global Bertindak Lokal

Baca juga: Kadis Kesehatan Kota Kupang Nilai RS Ini Teledor Pulangkan Jenazah Positif Covid-19

"Kita harap kerja sama semua pihak dalam hal ini dan saling mengingatkan diantara para sopir juga penting, serta selalu melakukan koordinasi dengan dinas perhubungan. Agar bisa bekerja bersama-sama dalam menjamin keselamatan semuanya," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati).

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved