Pilkada TTU

PMKRI Kefamenanu Ajak Kaum Milenial Kawal Pilkada TTU Agar Berjalan Aman dan Damai

PMKRI Kefamenanu Ajak Kaum Milenial Kawal Pilkada TTU Agar Berjalan Aman dan Damai

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Cabang Kefamenanu, Kristoforus Bota 

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia ( PMKRI) Cabang Kefamenanu Santo Yohanes Don Bosco mengajak kaum milenial di Kabupaten Timor Tengah Utara ( TTU) agar bersama mengkhawal jalannya pelaksanaan tahapan pemilihan kepala daerah ( Pilkada) di daerah tersebut supaya berjalan aman dan damai.

Selain mengajak agar bersama menjaga jalannya pilkada damai, PMKRI juga meminta kepada kaum milenial agar berperan aktif dalam menentukan pilihannya pada saat pemungutan suara pada tanggal 9 Desember mendatang.

Baca juga: Beginilah Suasana Kunjungan Dirjen Hubla ke Waingapu, Sumba Timur

"Dalam mengahadapi pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang, saya mengajak supaya kita sebagai kaum milenial mengkhawal jalannya pilkada agar berjalan aman dan damai. Kita juga harus ikut aktif untuk memperbaiki kualitas demokrasi yang bersih, jujur, dan bermartabat dengan menggunakan hak pilih," ungkap Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Cabang Kefamenanu, Kristoforus Bota kepada Pos Kupang, Jumat (30/10/2020).

Sebagai generasi milenial, kata Kristoforus, tidak boleh pesimis apalagi sampai mengatakan anti terhadap politik, sebab hak pilih yang nantinya akan diberikan pada saat pemungutan suara merupakan suatu bentuk sumbangsih besar terhadap pembangunan daerah maupun negara pada umumnya selama satu periode kedepan.

Baca juga: Cegah DBD, Pemdes Radabata Imbau Warga Bersihkan Lingkungan

"Untuk itu, kita sebagai kaum milenial juga harus cerdas dalam menggunakan hak pilih, jangan tergiur dengan money politik, dan termakan isu hoax," ujarnya.

Menurutnya, sebagai generasi milenial, maka sudah seharusnya kritis dalam menentukan pilihan, karena suara yang diberikan akan menjadi penentu pembangunan daerah selama satu periode kedepan.

"Kepada pemilih pemula, saya menghimbau agar bisa perbanyak literasi dalam membaca arah dan perkembangan politik sekarang ini dengan memanfaatkan teknologi agar lebih banyak mencari tahu tentang edukasi-edukasi politik sehat, sehingga suara yang nanti akan berikan tidak sia-sia," ungkapnya.

Kristoforus menambahkan, jika generasi milenial ikut berperan aktif dalam pelaksanaan pilkada, maka hal tersebut merupakan wujud dari kontribusi kaum milenial terhadap proses pembangunan daerah ini. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved