Luhut Pandjaitan Geram Bukan Main: Indonesia Gemar Impor, Gantungan Baju Pun Diimpor, Keterlaluan!
Ketua KPPI Mardjoko mengatakan, dari bukti awal permohonan yang diajukan oleh API, pihaknya menemukan memang ada lonjakan jumlah impor barang.
Ketua KPPI Mardjoko mengatakan, dari bukti awal permohonan yang diajukan oleh API, pihaknya menemukan memang ada lonjakan jumlah impor barang pakaian dan aksesori pakaian.
"Selain itu, terdapat indikasi awal mengenai kerugian serius atau ancaman kerugian serius yang dialami industri dalam negeri, sebagai akibat lonjakan jumlah impor barang tersebut," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (2/10/2020).
Menurut Mardjoko, kerugian serius atau ancaman kerugian serius tersebut terlihat dari beberapa indikator kinerja industri dalam negeri pada 2017-2019. Indikator tersebut, antara lain penurunan keuntungan secara terus menerus yang diakibatkan dari menurunnya volume produksi dan volume penjualan domestik,
Selain itu, meningkatnya volume persediaan akhir atau jumlah barang yang tidak terjual, menurunnya kapasitas terpakai, berkurangnya jumlah tenaga kerja, serta menurunnya pangsa pasar industri dalam negeri di pasar domestik.
"KPPI mengundang semua pihak untuk mendaftar sebagai pihak-pihak yang berkepentingan (interested parties) selambat-lambatnya 15 hari sejak tanggal pengumuman ini," kata Mardjoko.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam tiga tahun terakhir (2017-2019), terjadi peningkatan jumlah impor barang pakaian dan aksesori pakaian dengan tren sebesar 7,33 persen.
Pada 2017 impor barang tersebut tercatat sebesar 47.926 ton, kemudian pada 2018 naik 8,11 persen menjadi 51.815 ton, dan pada 2019 naik 6,56 persen menjadi 55.214 ton.
Negara asal impor barang pakaian dan aksesori pakaian terbesar bagi Indonesia pada 2019 adalah China dengan pangsa impor sebesar 79,29 persen, diikuti Bangladesh 5,74 persen, Vietnam 3,41 persen, dan Singapura 3,03 persen. Sedangkan negara lainnya memiliki pangsa impor di bawah 3 persen. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gantungan Baju Pun Impor, Luhut Geram", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2020/10/24/073100026/gantungan-baju-pun-impor-luhut-geram
Artikel ini juga telah tayang dengan judul "Banjir Impor Pakaian dan Aksesori, Ini yang Dilakukan Kemendag", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2020/10/02/131100426/banjir-impor-pakaian-dan-aksesori-ini-yang-dilakukan-kemendag