Breaking News
Sabtu, 18 April 2026

Berita Ende Terkini

Uang Rp 250 Juta Milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ende Hilang

Uang tunai senilai 250 juta rupiah milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NT

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Ferry Ndoen
Kompas.com
Ilustrasi: 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti

POS-KUPANG.COM | ENDE - Uang tunai senilai 250 juta rupiah milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) hilang.

Informasi tersebut diperoleh POS-KUPANG.COM, Rabu (21/10/2020) dari Bendahara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende, Fandi Mari.

Fandi ditemui POS-KUPANG.COM usai dirinya melaporkan kepada pihak Polres Ende terkait uang yang hilang tersebut.

Fandi mengaku ia diperintahkan oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Ende untuk mengambil uang tersebut di Kantor Bank NTT cabang Ende.

Rabu (21/10/2020) pagi, Fandi pergi sendirian ke Bank NTT menggunakan mobil Avansa warna hitam untuk mengambil uang senilai 250 juta tersebut.

Pulang dari Bank NTT, kata Fandi, dirinya tidak langsung ke kantornya, tetapi mampir di salah satu rumah makan untuk makan siang.

Rumah makan tersebut beralamat di Jl. Kelimutu, depan PT. Telkom Kelurahan Potulando, Kecamatan Ende Tengah.

"Pulang dari Bank NTT, saya mau pergi makan di dekat Masjid Raya, tapi karena full lalu saya pergi makan di depan Telkom," ujarnya.

Setelah makan, Fandi kembali ke mobil. Fandi terkejut tas yang berisi uang 250 tersebut tidak ada lagi di dalam mobil. Ia pun bergegas ke Polres Ende untuk melaporkan kejadian tersebut.

Sementara itu Kasubag Keuangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ende, Karel, kepada POS-KUPANG.COM, di Polres Ende, mengatakan, sebelum ke Polres Ende, Fandi sempat meneleponnya.

Setelah mendapat informasi dari Fandi, kata Karel, bahwa uang 250 hilang, ia pun langsung menemui Fandi di Polres Ende.

"Dia telfon saya dengan suara terbata-bata. Saya bilang kau kenapa. Uang hilang. Uang taruh dalam tas, tas taruh dalam mobil," kata Karel.

Pantauan POS-KUPANG.COM, usai membuat laporan di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Fandi yang saat itu mengenakan kemeja putih, berdiri bersama beberapa anggota polisi di dekat pos jaga Polres Ende.

Fandi tidak banyak berbicara. Ia memandangi mobil Avansa hitam yang digunakannya untuk pergi mengambil uang di Bank NTT.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved