Fakultas Kedokteran Undana Kupang Ambil Sumpah dan Lantik 28 Dokter Baru, Info

telah mendukung proses pembelajaran hingga pengangkatan sumpah dan pelantikan dokter.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
Momen penandatanganan naskah berita acara sumpah dokter oleh dekan Fakultas Kedokteran Undana, Jumat, 16/10/2020. 

Fakultas Kedokteran Undana Kupang Ambil Sumpah dan Lantik 28 Dokter Baru

POS-KUPANG.COM | KUPANG-- Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Kupang mengambil sumpah dan melantik 28 dokter secara online Periode XXVI. Acara yang diselenggarakan pada Jumat, 16/10/2020 di ruang Vicon Fakultas Kedokteran Undana ini berlangsung dengan penuh khidmat.

 Acara pengambilan sumpah dan pelantikan dokter baru, dihadiri oleh Dekan Fakultas Kedokteran Undana, dr. Sangguana. M. J. Koamesah, MMR, MMPK, bersama wakil dekan 1 Fakultas Kedokteran Undana, Kepala Program Studi Profesi Kedokteran, dr. Ika Febianti Buntoro, M. Sc, 1 orang perwakilan orang tua, 3 orang rohaniwan dan 3 orang perwakilan dokter muda.

Dalam sambutan Dekan Fakultas Kedokteran Undana Kupang mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses pembelajaran hingga pengangkatan sumpah dan pelantikan dokter.

 Dikatakan dr. Sangguana, momen pelaksanaan sumpah dan pelantikan dokter Fakultas Kedokteran kali ini disesuaikan dengan situasi dan kondisi pandemi Covid-19 yang sedang dihadapi.

"Ini yang kedua kali kita melaksanakan pengambilan sumpah dan pelantikan dokter baru secara daring," ujarnya.

Senada dengan pernyataan perwakilan orang tua dokter muda, dr. Sangguana juga menegaskan bahwa, untuk masuk di Fakultas Kedokteran itu sesuatu yang cukup sulit. Pasalnya, banyak orang ingin mendaftarkan diri, sedangkan daya tampung yang disediakan cukup minim. Oleh karena itu, seleksi masuk Fakultas Kedokteran dilaksanakan dengan sangat ketat.

Fakultas Kedokteran di seluruh Indonesia, lanjutnya, nilai angka minimal hasil tes untuk masuk adalah yang paling tinggi.

Di Fakultas Kedokteran Undana, lebih dari 2000 orang yang disediakan namun kuota yang disiapkan 70 atau 80 orang.

Selain itu, kesulitan lain yang harus dihadapi dokter baru adalah sampai pada titik pengambilan sumpah dan pelatikan. Pasalnya, dorongan dan tuntutan untuk menjadi seorang dokter yang berkualitas adalah standar mutlak.

Baca juga: OMK Fataleke Ikut Sosialisasi Peran dan Fungsi Kelembagaan Bawaslu Nagekeo

Baca juga: Perwakilan Orang tua, Matias Atasoge : Profesi Dokter adalah Wujud Pengabdian Kepada Masyarakat

Baca juga: Sumba Timur Tanpa Kasus Positif, Pelaku Perjalanan Terus Naik

Baca juga: Waspada Investasi, Otoritas Jasa Keuangan Gelar Edukasi Bagi Guru SMP se-NTT

"Kita tidak mungkin melepaskan alumni kita kalau memang belum waktunya," ungkapnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved