Berita Kota Kupang Terkini

Di Kota Kupang, Nelayan Tewas Tenggelam di Pantai Kelapa Lima, Ini Kronologinya

sementara berenang ia sempat menanyakan korban "Kamu masih bisa berenang ko? iamenjawab beta masih bisa, kaka dahulu sudah," kata Y

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Ferry Ndoen
zoom-inlihat foto Di Kota Kupang, Nelayan Tewas Tenggelam di Pantai Kelapa Lima, Ini Kronologinya
pk/dion rebon
Jenazah Matias ketika dibawa ke RSUD S. K. Lerik Kota Kupang, Minggu, 18/10/2020. POS-KUPANG.COM/Dokumentasi Polsek Kelapa Lima Area lampiran

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Nasib malang menimpa salah satu nelayan kota Kupang yang tinggal di belakang Hotel Aston Kelapa Lima Kupang.

Nelayan asal Desa Siomolo Kabupaten Kupang ini tenggelam di Pantai Kelapa Lima tepatnya depan Hotel Aston.
Berdasarkan informasi yang diperoleh POS-KUPANG.COM, Minggu (18/10), sekitar pukul 07.00 Wita setelah mendapat laporan dari warga bahwa telah tenggelam seorang nelayan di Pantai Kelapa Lima , anggota piket polsek Kelapa lima dipimpin Ka.Spk Polsek Kelapa Lima Aipda Mecky Terru langsung mendatangi TKP.

Setibanya di TKP anggota polsek Kelapa lima langsung turun ke pantai Kelapa Lima langsung melakukan upaya pencarian korban bersama dengan nelayan dan para warga sekitar dengan menggunkan perahu.

Sekitar pukul 08.02 Wita korban berhasil ditemukan di sekitar TKP oleh para nelayan dengan posisi korban mengapung dipermukaan air laut pantai kelapa lima sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Setelah korban ditemukan jenazah korban kemudian dievakuasi kedarat, kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit SK Lerik Kota Kupang dengan menggunakan Mobil Patroli Polsek Kelapa Lima.

Berdasarkan keterangan Yusuf Ndaumanu, bahwa dirinya bersama dengan korban selesai mencari ikan dengan menggunakan perahu ikan yang bertuliskan On The Rock kemudian berlabuh di perairan Kelapa Lima.

Ia bersama dengan korban menunggu perahu sampan untuk kembali ke darat, namun tidak ada lagi perahu sampan yang kembali ke darat, sehingga ia dan korban sepakat untuk berenang.

Saat sementara berenang ia sempat menanyakan korban "Kamu masih bisa berenang ko? iamenjawab beta masih bisa, kaka dahulu sudah," kata Yusuf.

Kemudian ia terus berenang hingga tiba di bibir pantai. Setelah tiba, ia sempat melihat korban masih berenang. Sehingga ia melanjutkan perjalannya menuju kedarat, tiba - tiba salah satu warga yang sementara mencari siput memberitahukan kepadanta bahwa korban sudah tenggelam.

Sehingga ia langsung lari kembali ke arah laut sambil meminta tolong dan memberitahukan kepada warga yg berada disekitar tkp bahwa temannya tenggelam.

Korban selama ini bekerja sebagai ABK di Perahu Ikan Harapan dan baru bekerja dua hari di Perahu Ikan On The Rock sehingga pada Sabtu, 17 Oktober 2020 sekitar pukul15.00 wita korban bersama para saksi pergi mencari ikan di perairan Oeasa/Semau dan pada pukul 19.00 wita kembali ke tempat berlabuh (Pantai Kelapa Lima) dan beristirahat malam diatas perahu.

Kejadian kecelakaan laut saat ini sudah ditangani oleh unit Reskrim Polsek Kelapa Lima dimana sementara melakukan pemeriksaan terhadap para saksi sedangkan korban masih berada di Rumah Sakit S. K Lerik Kota Kupang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati).

Baca juga: Suami Jarang Ojek Lebih Betah Main Game, Bayi 3 Bulan di Ende - NTT Tewas Digorok Ibu Kandung

Baca juga: Gara-Gara Miras, 2 Pemuda Heopuat, Sikka - NTT Berantam Pakai Senjata Tajam Hingga Terluka

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved